Merahputih.com - Prancis vs Swedia akan menjadi salah satu pertandingan paling seru yang wajib ditonton para pencinta sepak bola di 32 Besar Piala Dunia 2026.
Les Blues sendiri mengunci status juara Grup I setelah menumbangkan Senegal, Irak, dan Norwegia tanpa cela.
Keberhasilan menyapu bersih kemenangan grup ini mengulang memori indah Piala Dunia 1998 saat Didier Deschamps mengangkat trofi sebagai kapten tim.
Baca juga:
Harga Gelandang Prancis Manu Kone Meroket Tajam Usai Tampil Gacor di Piala Dunia 2026
Ancaman Duet Maut Mbappe-Dembele
Ketajaman lini depan Les Bleus menjadi momok menakutkan bagi pertahanan lawan lewat koleksi minimal tiga gol pada empat laga terakhir.
Prancis berpeluang menjadi tim pertama sepanjang sejarah Piala Dunia mampu mencetak tiga gol atau lebih dalam lima pertandingan beruntun. Kekuatan utama bertumpu pada kolaborasi apik dua penyerang sayap.

Data lengkap performa serta statistik kunci menjelang laga Prancis melawan Swedia:
-
Koleksi Gol Individu: Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele masing-masing mengemas empat gol sepanjang turnamen.
-
Kombinasi Gol Duo: Mbappe dan Dembele menghasilkan total lima kombinasi gol pada ajang Piala Dunia sejak edisi 2022.
-
Rekor Dunia Buruan: Koleksi lima kombinasi gol menyamai rekor duet legendaris Polandia (Szarmach-Lato) serta Jerman (Klose-Ballack).
-
Rasio Kemenangan Fase Gugur: Prancis memenangi 83 persen laga fase gugur (15 dari 18 pertandingan) sejak edisi 1998.
-
Histori Eliminasi: Tiga kegagalan Prancis periode ini hanya terjadi pada final 2006 (vs Italia), perempat final 2014 (vs Jerman), dan final 2022 (vs Argentina).
Swedia Andalkan Ketajaman Lini Serang Baru
Sektor lawan memperlihatkan manajer Swedia, Graham Potter, siap meladeni permainan terbuka Prancis lewat skema serangan balik cepat.
Swedia lolos ke babak 32 besar menyandang status peringkat ketiga Grup F di bawah Belanda dan Jepang. Pasukan Blagult mengemas catatan tujuh gol fase grup, rekor tersubur tim sepanjang sejarah keikutsertaan turnamen makro ini.

Ancaman utama Swedia bertumpu pada pergerakan eksplosif Viktor Gyokeres serta ketajaman penyerang sayap Anthony Elanga.
Nama terakhir berpeluang menyamai rekor empat legenda Swedia jika berhasil membobol gawang Prancis tiga laga beruntun. Swedia juga memiliki mentalitas kuat karena hanya kalah dua kali dari tujuh penampilan awal babak gugur sejarah tim.
Berdasarkan data simulasi superkomputer Opta, Prancis mendominasi prediksi kemenangan waktu normal sebesar 75,1 persen dari 25.000 percobaan.
Peluang Swedia menciptakan kejutan besar hanya menyentuh angka 9,5 persen, sementara probabilitas hasil imbang berada pada angka 15,4 persen. Pemenang laga ini akan bertemu Jerman atau Paraguay pada babak 16 besar.
Prakiraan Pemain
Prancis (4-2-3-1)
- Kiper: M. Maignan (16)
- Lini Belakang: L. Digne (3), W. Saliba (17), D. Upamecano (4), J. Koundé (5)
- Gelandang Bertahan: A. Tchouaméni (8), M. Koné (6)
- Gelandang Serang: D. Doué (20), M. Olise (11), O. Dembélé (7)
- Penyerang: K. Mbappé (10)
Baca juga:
Persib Umumkan Kedatangan Bek Prancis Gabriel Mutombo Kupa, Jadi Pengganti Federico Barba
Swedia (3-4-2-1)
- Kiper: K. Nordfeldt (23)
- Bek: G. Gudmundsson (5), V. Lindelöf (3), G. Lagerbielke (2)
- Gelandang: E. Stroud (24), Y. Ayari (18), J. Karlström (16), A. Bernhardsson (21)
- Penyerang Serang: A. Isak (9), A. Elanga (11)
- Penyerang: V. Gyökeres (17)