MerahPutih.com - Jelang duel Manchester United melawan AS Roma di ajang Liga Champions 2026/2027, Rabu (4/11) dini hari nanti, sorotan bukan lagi ke jalannya laga, tetapi mengarah langsung ke Nahkoda Setan Merah.
Pelatih MU Michael Carrick memang butuh kemenangan kandang untuk membangkitkan moral anak asuhnya, tetapi aura kekalahan tetap menyelimuti Old Trafford, markas kebanggaan Setan Merah.
Baca juga:
MU vs Roma: Setan Merah Tertekan, Ini 5 Fakta Statistik Jelang Duel di Liga Champions
Pasrah Menunggu Kapan Carrick Ditendang dari Old Trafford
Pertandingan melawan AS Roma di Old Trafford diprediksi bukan sekadar laga fase grup biasa, melainkan panggung penentu nasib karier Carrick di kursi kepelatihan United.
Dengan catatan tiga kekalahan beruntun serta kekalahan 0-2 dari Chelsea pada laga terakhir, rumor pemecatan Carrick semakin bertiup kencang apabila MU kembali memetik hasil buruk.
Belum lagi deretan laga tanpa kemenangan dalam 9 pertandiang terakhir MU di semua kompetisi. MU kini tertahan di posisi ke-17 klasemen Premier League, dan baru kalah 1-4 dari Como di Liga Champions.
Bahkan, mayoritas suporter Setan Merah tampaknya sudah sampai pada titik pasrah hasil akhir akan dimenangkan pasukan Srigala dari Ibu Kota Italia.
Roma Gacor di Depan, Rentang di Pertahanan

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini. (X/@OfficialASRoma)
Apalagi, pasukan Gian Piero Gasperini belum terkalahkan dalam 5 laga terakhir (4 menang dan 1 imbang), serta produktif mencetak setidaknya 3 gol dalam empat laga di antaranya.
Striker Roma Donyell Malen juga sedang on-fire dengan koleksi 8 gol di Serie A dan 3 gol di ajang Liga Champions.
Meski gacor di depan, lini pertahanan Roma masih menyisakan sejumlah persoalan. Mereka kebobolan tiga gol ketika bermain imbang 3-3 melawan Napoli, lalu kemasukan dua gol saat menang 4-2 atas Cagliari.
Bahkan, Roma juga kebobolan dua gol meski berhasil mengalahkan Udinese dengan skor 5-2 di laga terakhir. Celah yang bisa dimanfaatkan MU untuk menyelamatkan karier kepelatihan Carrick.
Baca juga:
Manchester United vs AS Roma: Carrick Tetap Pede di Tengah Tekanan
Skema Taktik Manchester United vs Roma
Carrick diprediksi mengusung formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Youri Tielemans di posisi gelandang serang serta menggeser Bruno Fernandes ke area sayap guna menopang pergerakan Bryan Mbeumo.
MU kehilangan Patrick Dorgu, Luke Shaw, dan Benjamin Sesko karena masalah cedera dalam laga nanti. Sebaliknya, Paulo Dybala, Lorenzo Pellegrini, dan Mile Svilar dipastikan absen di kubu Roma
Absennya Dybala membuat fokus serangan Roma kemungkinan besar tertuju kepada Donyell Malen sebagai juru gedor didukung pergerakan lincah Matias Soule dalam skema 3-4-2-1 yang diusung Gasperini.
Manchester United (4-2-3-1):
Lammens; Dalot, Maguire, Martinez, Mazraoui; Mainoo, Santos; Fernandes, Tielemans, Mount; Mbeumo.
AS Roma (3-4-2-1):
Gollini; N’Dicka, Mancini, Hermoso; Molina, De Roon, Pisilli, Wesley; Cristante, Soule; Malen.
Prediksi Skor Akhir Manchester United vs AS Roma
Meskipun bermain di hadapan pendukung sendiri, rapuhnya koordinasi lini belakang Setan Merah diprediksi bakal menjadi makanan empuk bagi ketajaman lini serang Serigala Ibu Kota.
Donyell Malen dan Matias Soule diyakini mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah untuk mengunci kemenangan meyakinkan di Old Trafford dengan skor akhir Manchester United 1-3 AS Roma.