MerahPutih.com - Michael Carrick mengatakan bahwa ia sama sekali tidak khawatir mengenai komitmen Lisandro Martínez terhadap Manchester United.
Hal itu terungkap setelah sang bek menunjukkan performa buruk saat melawan Chelsea, tak lama setelah ia melontarkan kritik terhadap jajaran manajemen klub.
Martinez diusir keluar lapangan di Stamford Bridge setelah menyebabkan penalti yang membuat Chelsea unggul 2-0.
Baca juga:
Bruno Fernandes Bakal Tinggalkan Manchester United, 4 Bintang Lainnya Terancam Ikut Angkat Kaki
Michael Carrick Tetap Pasang Badan untuk Lisandro Martinez
Selama satu bulan terakhir, pemain Argentina ini juga dianggap bertanggung jawab atas gol penyeimbang Tottenham di menit-menit akhir, yang membuat pertandingan di Old Trafford berakhir imbang 1-1.
Selain itu, ia sempat mengkritik Direktur Sepak Bola Manchester United, Jason Wilcox, menyusul kekalahan 2-0 dari Atletico Madrid.
Kontrak pemain 28 tahun itu akan berakhir pada penghujung musim ini, kemudian muncul spekulasi bahwa perilakunya, baik di dalam maupun luar lapangan, berkaitan dengan keinginannya untuk meninggalkan klub.
Namun, Carrick tetap memberikan dukungan kepada Martinez dan menegaskan bahwa peraih gelar Piala Dunia 2022 tersebut bertekad untuk kembali ke performa terbaiknya.
Saya sama sekali tidak khawatir mengenai komitmennya. Suasana di ruang ganti sangatlah baik. Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, komitmen para pemain terhadap klub, terhadap saya, dan terhadap satu sama lain—saya sama sekali tidak meragukan hal itu.
kata Carrick
Carrick kini berada di bawah tekanan berat menyusul rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan.
Para petinggi klub akan mengevaluasi posisinya selama jeda internasional, setelah pertandingan melawan AS Roma dan Aston Villa minggu ini.
Baca juga:
Piero Hincapie Sindir Virgil van Dijk usai Arsenal Menang atas Liverpool, Unggah Foto ini
Manchester United Bakal Tentukan Nasib Michael Carrick
Posisi pria 45 tahun itu kini terancam, tetapi ia memilih untuk tetap bersikap positif menjelang dua laga yang bisa menentukan nasibnya.
Saya bisa melihat ke masa depan, tetapi kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Hal itu tidak mengubah cara kami mempersiapkan diri untuk pertandingan besok, dan sejujurnya saya sangat menantikan laga tersebut. Saya tidak sabar menunggu pertandingan besok.
tambah Carrick
Manchester United akan kembali ke Old Trafford pada Rabu (4/11), untuk pertama kalinya sejak tim tersebut dicemooh oleh penonton menyusul kekalahan telak 3-0 dari Bournemouth.
Meski Carrick sempat mendapat tepuk tangan dari para pendukung, suasana berubah begitu ia masuk ke lorong pemain dan hanya menyisakan para pemain di atas lapangan.
Baca juga:
Chelsea Tertarik Datangkan Jacobo Ramon usai Main Apik di Como, Bisa Jadi Solusi Lini Belakang
Kobbie Mainoo mengatakan, bahwa ia memahami kekecewaan para penggemar terkait awal musim ini. Ia juga mengakui bahwa skuad harus memberikan sesuatu yang bisa membuat mereka bersorak saat melawan Roma.
"Di masa-masa sulit seperti ini, Anda tidak bisa berharap para penggemar akan terus merasa senang dan bersorak sepanjang waktu ketika kami tidak mampu meraih hasil yang diharapkan," ujar Mainoo. (sof)