Merahputih.com - Deportivo A Coruña dan Osasuna sama-sama terjebak di papan tengah klasemen La Liga dengan koleksi 11 poin.
Kedua tim sedang mengalami krisis kemenangan, di mana Deportivo kesulitan mencatatkan nirbobol dalam 10 laga terakhirnya, sementara Osasuna hancur lebur dengan rentetan kekalahan tandang beruntun.
Laga ini sangat krusial bagi kedua kubu untuk menjauh dari bayang-bayang zona degradasi.
Baca juga:
Lazio Geser Inter Milan dari Puncak Klasemen Serie A 2026/27, Persaingan 4 Besar Makin Ketat
Mesin Mogok dan Lini Belakang Keropos Deportivo
Memasuki pekan ini, rapor skuad Deportivo sebenarnya tidak jelek-jelek amat di awal musim. Sembilan dari 11 poin yang mereka kantongi murni diraih pada lima pekan perdana.
Namun setelah itu, bensin mereka seperti habis. Enam laga terakhir di liga dilewati tanpa satu pun kemenangan (3 imbang, 3 kalah).
Penyakit utama tuan rumah ada di sistem pertahanan. Deportivo adalah satu dari dua tim La Liga yang belum pernah merasakan clean sheet jelang pekan ini.
Kalau gawang mereka jebol lagi di laga ini, mereka akan mencetak rekor kelam: gagal mencatatkan nirbobol di 11 pertandingan pertama liga untuk kali perdana sejak musim 1966/67.
Harapan untuk bangkit di kandang sendiri juga tipis, mengingat mereka cuma sanggup menang dua kali dari 16 laga kandang terakhir di kasta tertinggi (8 imbang, 6 kalah).
Kutukan Laga Tandang Osasuna
Nasib Osasuna nyatanya setali tiga uang. Sempat ngegas di awal musim dengan raihan tujuh poin dari tiga laga perdana, performa mereka langsung nyungsep. Skuad tamu menelan lima kekalahan dari tujuh pertandingan terakhirnya.
Yang paling mengkhawatirkan adalah rekor away mereka. Kekalahan 2-0 dari Sevilla baru-baru ini memperpanjang penderitaan Osasuna yang selalu tumbang dalam empat laga tandang terakhir—bahkan dengan rekor kebobolan rata-rata empat gol per pertandingan.
Secara keseluruhan, mereka cuma menang sekali dari 11 lawatan terakhirnya di La Liga. Ditambah lagi, Osasuna punya trauma main di hari Senin; mereka belum pernah menang di delapan laga tandang terakhir yang digelar pada awal pekan.
Head-to-Head: Dominasi Mutlak di Riazor
Kalau bicara sejarah pertemuan, Deportivo jelas lebih di atas angin. Dari 11 bentrokan terakhir, tim tuan rumah sukses mengamankan empat kemenangan dan lima hasil imbang, plus mencatatkan delapan clean sheet.
Khusus saat menjamu Osasuna di La Liga, Riazor ibarat neraka buat tim tamu. Deportivo punya catatan impresif dengan lima kali beruntun sukses membuat barisan depan Osasuna mandul alias tanpa gol (3 menang, 2 imbang).
Statistik Kunci dan Absennya Aubameyang
Bicara soal pola permainan, ada beberapa tren menarik di atas lapangan. Deportivo selalu kebobolan tepat satu gol di kelima laga kandangnya musim ini. Laga ini diprediksi tidak akan hujan gol, mengingat lima dari enam pertandingan terakhir Deportivo selalu berakhir dengan skor Under 2.5.
Di sisi lain, Osasuna adalah tipikal tim yang telat panas. Dalam delapan dari sembilan laga tandang terakhirnya, gawang Osasuna selalu kebobolan lebih dulu di babak pertama. Uniknya, semua (enam) gol tandang mereka musim ini justru dicetak setelah turun minum.
Baca juga:
Pemain Sorotan & Kabar Cedera: Di area tengah, waspadai Lorenzo Amatucci dari kubu Deportivo. Gelandang agresif ini merupakan tukang jagal utama tim dengan koleksi 15 pelanggaran dan sudah mengantongi empat kartu kuning. Sementara di lini depan Osasuna, Ante Budimir wajib dijaga ekstra ketat karena ia adalah spesialis pencetak gol pembuka (sudah tiga kali membuka keunggulan musim ini).
Kabar buruk bagi tuan rumah, mereka harus tampil pincang. Striker bintang Pierre-Emerick Aubameyang dipastikan absen merumput, ditemani Bright Ede yang juga harus menepi di ruang perawatan. Sebaliknya, Osasuna datang dengan kondisi kebugaran optimal tanpa ada daftar cedera baru.