Merahputih.com - Inggris vs Ghana diprediksi akan jadi momentum ledakan taktik ofensif Thomas Tuchel demi mengamankan posisi puncak Grup L Piala Dunia 2026.
Pertandingan sengit Inggris vs Ghana Piala Dunia 2026 Rabu (24/6) WIB menyajikan panggung pembuktian para pemburu rekor sejarah sepak bola modern.
Baca juga:
Kedua tim sama-sama mengantongi modal tiga poin dari laga perdana lewat skenario bertolak belakang. Inggris tampil perkasa mengurung pertahanan Kroasia, sedangkan Ghana beruntung berkat gol telat masa injury time saat bersua Panama.
Ambisi Harry Kane dan Sejarah Emas Jude Bellingham
Pasukan Thomas Tuchel menatap laga ini dengan kepercayaan diri berlipat ganda menyusul performa apik lini depan pada Matchday 1.
Tiga Singa mencatatkan 11 tembakan tepat sasaran, hanya kalah dari Jerman sepanjang pekan pertama turnamen makro ini.

Kehadiran amunisi cadangan sekelas Bukayo Saka dan Marcus Rashford membuat kedalaman skuad Inggris semakin menakutkan bagi lawan.
Data krusial serta rekor potensial jelang laga Inggris vs Ghana:
-
Peluang Menang Kategori Opta: Superkomputer menempatkan Inggris sebagai unggulan mutlak lewat persentase kemenangan 78,8 persen dari 25.000 simulasi.
-
Milestone Jude Bellingham: Berpotensi mencatat penampilan ke-50 pada usia 22 tahun 359 hari, rekor termuda sepanjang sejarah Tiga Singa.
-
Kejaran Rekor Harry Kane: Tambahan satu gol akan membawa sang kapten melewati koleksi 10 gol milik Gary Lineker sebagai top skor sepanjang masa Inggris di Piala Dunia.
-
Duo Benteng Veteran: Jordan Pickford dan John Stones menatap penampilan ke-14 di Piala Dunia, mendekati rekor 17 penampilan milik Peter Shilton.
-
Statistik Elliot Anderson: Gelandang Nottingham Forest ini mencatat rata-rata merebut bola 9,6 kali per 90 menit selama era kepelatihan Thomas Tuchel.
Misi Balas Dendam Carlos Queiroz
Sektor lawan memikul beban berat akibat catatan kelam sang pelatih, Carlos Queiroz, saat bersua Inggris.
Mantan asisten manajer Manchester United era Alex Ferguson ini pernah merasakan kekalahan terbesar sepanjang karier Piala Dunia sewaktu menakhodai Iran, takluk 2-6 dari Inggris pada edisi 2022.
Kini, juru taktik berpengalaman tersebut harus memutar otak lebih keras demi mendongkrak performa anak asuhnya.

Kekhawatiran kubu Ghana bertumpu pada minimnya kreativitas serangan tim selama babak pertama laga sebelumnya.
Penyerang sayap Ghana, Antoine Semenyo, tercatat terisolasi sepanjang laga kontra Panama lewat torehan 36 sentuhan saja.
Sejarah juga tidak berpihak pada wakil Afrika, mengingat Inggris memegang rekor tidak terkalahkan dari delapan kali pertemuan kontra tim asal benua hitam sepanjang sejarah Piala Dunia.
Baca juga:
Prakiraan Pemain
Inggris (4-2-3-1)
- Kiper: (1) J. Pickford
- Bek: (3) N. O'Reilly , (5) J. Stones, (2) E. Konsa, (24) R. James
- Gelandang Bertahan: (4) D. Rice, (8) E. Anderson
- Gelandang Serang: (18) A. Gordon, (10) J. Bellingham, (20) N. Madueke
- Penyerang (FW): (9) H. Kane
Ghana (4-3-3)
- Kiper: B. Asare (16)
- Bek: M. Senaya (26), J. Adjetey (4), J. Opoku (18), G. Mensah (14)
- Gelandang: C. Yirenkyi (3), E. Owusu (15), K. Sulemana (22)
- Penyerang: E. Nuamah (24), J. Ayew (9), A. Semenyo (11)