Merahputih.com - Spanyol vs Belgia akan jadi pembuktian kualitas dan juga siapa yang layak melenggang ke semifinal Piala Dunia 2026.
Belgia di bawah komando Rudi Garcia sedang berada dalam grafik performa menanjak menjelang laga krusial kontra Spanyol.
Setelah bangkit secara dramatis menyingkirkan Senegal 3-2 lewat babak perpanjangan waktu, Setan Merah menggilan Amerika Serikat dengan skor mencolok 4-1 pada babak 16 besar.
Baca juga:
Disingkirkan Timnas Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Portugal Kurang Beruntung
Dalam pertandingan itu, Charles De Ketelaere tampil bak bintang, memukau lewat sumbangan dua gol disusul eksekusi klinis Hans Vanaken serta Romelu Lukaku yang masuk dari bangku cadangan.
Namun, mematahkan dominasi taktis Spanyol di bawah pelatih Luis de la Fuente jadi tantangan dengan tingkat kesulitan tertinggi. Tim Matador memegang rekor mentereng tanpa kebobolan selama 10 jam 9 menit saat kompetisi masih berlangsung.
Ketajaman Supersub Menantang Tembok Rekor Sejarah
Ketajaman lini depan Setan Merah mengalami peningkatan signifikan sepanjang turnamen makro ini. Konversi peluang gol skuad Rudi Garcia menyentuh angka 12,1 persen, catatan tertinggi kedua sejak Piala Dunia Rusia 2018.

Sebaliknya, performa defensif La Roja mencatatkan angka ekspektasi kebobolan (xGA) per laga sebesar 0,30, rekor terendah sepanjang sejarah putaran final.
Rincian data statistik kedua tim menjelang laga perempat final:
-
Rata-rata Tembakan Belgia: Mengoleksi 21,4 tembakan per laga (total 107 tembakan dalam 5 pertandingan).
-
Rekor Gol Skuad Spanyol: Mengemas 13 gol dan hanya kebobolan 1 gol dalam lima pertemuan terakhir kontra Belgia.
-
Pencapaian Unik Romelu Lukaku: Mencetak tiga gol berturut-turut sebagai pemain pengganti pada turnamen edisi ini.
-
Statistik Dribel Lamine Yamal: Membukukan 17 dribel sukses, mendekati rekor remaja dunia milik Jamal Musiala (19 dribel) dan Kylian Mbappe (22 dribel).
-
Umpan Progresif Rodri: Melepaskan 80 operan akurat penembus lini pertahanan lawan sepanjang kompetisi bergulir.
Dominasi Matador versus Memori Manis 1986
Luis de la Fuente mengantongi modal impresif berupa keberhasilan meloloskan tim dalam enam laga fase gugur turnamen major.
Sejarah mencatat hanya Vittorio Pozzo dan Vicente del Bosque mampu melewati tujuh laga fase gugur pertama tanpa kekalahan.
Kendati Spanyol tidak terkalahkan dalam 11 pertemuan terakhir sejak tahun 1980, sejarah perempat final memihak Setan Merah. Memori Piala Dunia 1986 Meksiko menyaksikan Belgia mendepak La Roja lewat babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
Baca juga:
Spanyol Tantangan Selanjutnya Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Prediksi simulasi mesin pintar Superkomputer Opta, Spanyol menempati unggulan utama lolos ke semifinal dengan persentase 69,5 persen.
Peluang kemenangan Belgia dalam waktu normal berada pada angka 18,3 persen, sementara probabilitas hasil imbang menyentuh 22,4 persen. Pertandingan ini diproyeksikan menguras energi fisik serta konsentrasi penuh dari kedua kesebelasan.
Prakiraan Pemain
Spanyol (4-2-3-1)
- Kiper: Unai Simón (23)
- Lini Belakang: Marc Cucurella (24), Aymeric Laporte (14), Pau Cubarsí (22), Pedro Porro (12)
- Gelandang Bertahan: Pedri (20), Rodri (16)
- Gelandang Serang: Álex Baena (15), Dani Olmo (10), Lamine Yamal (19)
- Penyerang: Mikel Oyarzabal (21)
Belgia (4-2-3-1)
- Kiper: (1) Thibaut Courtois
- Bek: (5) Maxim De Cuyper, (4) Brandon Mechele, (25) Ngoy, (21) Timothy Castagne
- Gelandang Tengah: (20) Hans Vanaken, (8) Youri Tielemans
- Gelandang Serang/Sayap: (11) Jérémy Doku, (7) Kevin De Bruyne, (10) Leandro Trossard
- Penyerang: (17) Charles De Ketelaere