Pramono: Rute Transjabodetabek Blok M - Bandara Soetta Gunakan Halte Permanen
Kamis, 05 Februari 2026 -
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal mengoperasikan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Trayek tersebut ditargetkan mulai beroperasi sebelum Idulfitri 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soetta tidak akan menggunakan konsep bus stop sementara, melainkan halte permanen sebagai standar layanan transportasi publik seperti halte-halte Transjakarta.
Menurut Pramono, rute Transjabodetabek sebelumnya seperti Bogor, Tangerang, dan Bekasi masih menghadapi kendala infrastruktur halte yang belum memadai. Kondisi tersebut dinilai membuat kenyamanan dan keteraturan layanan transportasi publik belum optimal.
“Yang kedua, perlu diperbaiki dan dibangun halte-halte baru. Terutama halte yang sebenarnya di luar wilayah Jakarta. Problemnya kan itu,” ujar Pramono di Jakarta, Selasa (5/2).
Baca juga:
Transjabodetabek Rute Blok M–Soetta Segera Dibuka, Pramono: Tak Gantikan Damri dan KA Bandara
TransJabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Segera Beroperasi, Segini Tarifnya
Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Ditargetkan Beroperasi Sebelum Lebaran 2026
Ia menegaskan, khusus untuk rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta, pembangunan halte permanen menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Trayek ini dinilai akan menjadi etalase transportasi Jakarta sekaligus Indonesia, terutama bagi pengguna transportasi publik dari luar negeri.
“Yang untuk ke Soekarno-Hatta, karena apa pun ini kan wajahnya Jakarta, wajahnya Indonesia, maka saya sudah memerintahkan halte-haltenya untuk dibangun,” tegasnya.
Menanggapi usulan agar layanan diawali menggunakan bus stop sementara demi percepatan operasional, Pramono menekankan bahwa kualitas layanan dan citra transportasi publik tetap harus dijaga.
“Ya enggak lah. Ini kan orang, warga negara asing juga akan menggunakan ini. Maka wajahnya juga harus wajah yang bagus,” imbuhnya. (Asp)