MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan masa depan Indonesia semakin cerah setelah tim ekspedisi lintas lembaga yang dipimpin Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan cadangan emas dan mineral baru di pegunungan Papua.
“Ekspedisi ilmiah kita baru berjalan 2 atau 3 minggu di pegunungan Papua. Tim dari BRIN bersama universitas, dibantu TNI, menemukan cadangan emas dan mineral-mineral yang sangat besar,” kata Prabowo, saat peluncuran program mandatori B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).
Baca juga:
8 Hari Sembunyi di Hutan, Pendulang Emas Papua Selamat dari Serangan KKB
Sumber Energi dan Gas Alam RI Masih Melimpah
Untuk itu, Prabowo menekankan temuan energi dan mineral ini harus menjadi sumber optimisme bagi bangsa. Tak hanya temuan emas dan mineral, Presiden juga menyinggung cadangan energi nasional yang masih melimpah.
Menurut dia, Indonesia masih memiliki cadangan batu bara besar, serta ladang gas alam baru di Blok Andaman, lepas pantai Aceh. Di Masela, Maluku Barat Daya, dan Natuna, cadangan gas juga terbilang sangat besar.
Baca juga:
DPR Endus Kekuatan Besar di Balik Perputaran Uang Rp 992 Triliun Tambang Emas Ilegal
Presiden menambahkan di kawasan Jawa Tengah sudah mulai menggunakan CNG sebagai alternatif LPG, dan diharapkan bisa diperluas ke daerah lain.
Kita baru ketahui bahwa kita punya CNG. Kalau LPG kita masih impor, CNG kita sangat banyak, sangat-sangat banyak,
Presiden Prabowo Subianto
Cadangan Sumber Daya Alam dan Energi Indonesia
- Cadangan emas & mineral baru: ditemukan di Papua oleh tim BRIN.
- Cadangan batu bara: masih besar dan belum habis.
- Gas alam: ladang baru di Blok Andaman, cadangan besar di Masela, Natuna, dan Kalimantan.
- CNG (Compressed Natural Gas): melimpah, mulai digunakan di Jawa Tengah.
- Teknologi baru: pemanfaatan gas dari batu bara dalam lapisan dalam tanah.
(*)