Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prabowo Optimistis Indonesia Bisa Hadapi Krisis Global Berkas Banyak Punya SDM

Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026

Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia menatap masa depan dengan penuh rasa optimis meskipun dunia tengah dibayangi ketidakpastian ekonomi.

Kekuatan sumber daya alam dan manusia menjadi modal utama nasional untuk tetap berdiri tegak di tengah kecemasan banyak negara.

"Jadi di tengah dunia krisis, banyak negara cemas. Kita harus waspada, tapi kita optimis. Kita akan menghadapi tantangan beberapa bulan yang akan datang, tapi kita punya resources (sumber daya), kita punya sumber-sumber yang sangat kuat, sangat banyak," tegas Presiden Prabowo Subianto, Kamis (9/4).

Baca juga:

Prabowo Mau Indonesia Haji Tanpa Antre, Nasib 5,7 Juta Orang Daftar Tunggu Masih Digodok

Hal ini ditekankan Prabowo saat peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas di Magelang, Jawa Tengah.

Langkah strategis ini memperkuat posisi industri kendaraan listrik Indonesia dalam menghadapi dinamika krisis global serta mendukung target net zero emission melalui pemanfaatan sumber daya domestik yang melimpah.

Prabowo menekankan bahwa penghematan energi menjadi kewajiban mutlak. Peralihan menuju energi baru terbarukan (EBT), khususnya melalui penggunaan kendaraan listrik, menjadi solusi konkret untuk menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil yang merusak lingkungan.

Target Ambisius Sedan Listrik dan TKDN 80 Persen

Prabowo juga mengapresiasi kemampuan industri dalam negeri yang kini telah mampu memproduksi bus dan truk bertenaga listrik. Pemerintah memproyeksikan lompatan besar dalam industri otomotif nasional, termasuk rencana produksi mobil penumpang dalam waktu dekat.

"Memang rencana kita, saya berharap pada 2028, kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik. Jadi, sekarang sudah ada bus listrik, truk dari listrik dan kemampuannya juga cukup besar dan membanggakan," tambah Prabowo.

Baca juga:

Presiden Prabowo Rencanakan Groundbreaking 21 Proyek Penghliran pada April 2026

Selain memacu volume produksi, pemerintah fokus meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, kandungan lokal pada produksi bus dan truk listrik telah menyentuh angka 40 persen.

Presiden mematok target kenaikan TKDN menjadi 60 persen dalam dua tahun ke depan, dan melonjak hingga 80 persen pada periode berikutnya. Pemerintah berkomitmen terus memantau perkembangan proyek ini dan siap memberikan dukungan penuh apabila industri menghadapi kendala di lapangan.

Baca Artikel Asli