MerahPutih.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan anggaran untuk mobil khusus yang diminta Presiden Prabowo Subianto tersedia.
“Apakah anggaran untuk mobil khusus presiden tersedia? Ada pasti kalau dia minta,” kata Purbaya menjawab pertanyaan wartawan di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Pusat, Senin (18/5).
Baca juga:
Presiden Prabowo Tagih Desain Mobil Baru Pindad Gara-Gara Salaman dengan Emak-Emak di Nganjuk
Beda Anggaran dengan Maung Garuda
Purbaya memastikan tinggal menunggu perintah untuk mencairkan dana APBN untuk pembiayaannya. Namun, dia menekankan hingga kini belum ada permintaan resmi maupun instruksi langsung dari Presiden Prabowo.
“Tetapi kan belum ada permintaan resmi. Saya baru dengar waktu Pak Prabowo bilang kemarin. Belum ada dalam bentuk perintah,” imbuhnya dilansir Antara.
Menkeu menambahkan kebutuhan anggaran ini berbeda dengan kendaraan Maung sebelumnya yang didesain tertutup.
“Dia (Presiden Prabowo) maunya gini, kalau Maung kan ketutup, nah dia maunya kelihatan berdiri, tetapi duduk. Begitu-begitu, biar dia enggak capek, kan,” tandas Bendahara Negara itu.
Baca juga:
Sukses Curi Perhatian, Prabowo Datang KTT ASEAN di Filipina Naik Maung Pindad
Permintaan Langsung Presiden
Wacana pembuatan mobil kepresidenan transparan pertama kali disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung tingginya antusiasme masyarakat yang rela menunggu berjam-jam demi bisa menyapa dan bersalaman langsung dengannya.
“Ini saya lagi mikir, minta Pindad, mana itu Profesor Sigit? Coba didesain mobil khusus untuk presiden pakai kaca itu yang ada kursi, tetapi kelihatan aku berdiri,” ujar Prabowo kala itu. (*)
Selama ini, Presiden Prabowo menggunakan kendaraan kepresidenan Maung Garuda yang diproduksi PT Pindad. Mobil berpelat nomor RI 1 tersebut mulai digunakan sejak hari pertama Prabowo menjabat presiden pada 20 Oktober 2024. (*)