Polemik Film G30S/PKI, Wiranto Minta Pernyataan Jokowi Jangan Diplintir
Sabtu, 23 September 2017 -
MerahPutih.com - Menko Polhukam Wiranto menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin membuat tayangan G30S/PKI lebih mudah dicerna oleh penonton masa kini, yakni disesuaikan cara penyajiannya bukannya mengubah konten film tersebut.
"Jangan diplintir, Presiden itu sangat jernih membaca tren masyarakat saat ini. Masyarakat lalu dengan sekarang sudah berubah karena teknologi yang sudah berubah," kata Wiranto usai menghadap Presiden di lingkungan Istana kepresidenan Jakarta, Jumat (22/9).
Menurut Wiranto, perubahan teknologi informasi dan komunikasi sehingga perilaku masyarakat untuk menonton sesuatu yang merupakan informasi juga ikut berubah pula.
"Presiden maksudnya baik bahwa film-film semacam itu yang merupakan dokumen negara masa lalu biar lebih enak, lebih mudah dicerna oleh penonton masa kini itu disesuaikan cara penyajiannya, bukan diubah kontennya," tegas Menko Polhukam.
Wiranto mengatakan Presiden ingin film dokumen negara tersebut penyajiannya diubah sesuai dengan kondisi sekarang, lebih menarik dan lebih masuk informasi yang disampaikan.
"Kadang-kadang ini diplintir, seakan-akan Presiden setuju dengan perubahan konten seperti itu. Ini supaya jangan disalah tafsirkan jadi 'hoax', viral yang tidak menguntungkan," tegas Wiranto.
Sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan film G30S/PKI merupakan sejarah yang penting, namun untuk anak-anak milenial yang sekarang ini seharusnya dibuatkan lagi film yang disesuaikan dengan gaya mereka.
Presiden berharap penayangan gaya baru ini membuat para anak muda ini akan dengan mudah memahami bahayanya komunisme.
"Akan lebih baik kalau ada versi yang paling baru, agar lebih kekinian, bisa masuk ke generasi-generasi milenial," kata Presiden, Senin (18/9). (*)
Sumber: ANTARA