MerahPutih.com - Drama panas antara Bruno Fernandes dan sang pelatih Michael Carrick di Old Traffod, Markas Manchster United (MU) agak sedikit mereda, jika tidak mau dibilang berakhir antiklimaks.
Michael Carrick, menegaskan Bruno Fernandes akan tetap mengemban jabatan sebagai kapten utama tim Setan Merah.
Baca juga:
Michael Carrick dan Bruno Fernandes Bertemu, Manchester United Bersiap Hadapi Chelsea
Ban Kapten Bruno Fernandes Aman Meski Kritik Michael Carrick
Sorotan publik terhadap Fernandes memuncak setelah sang kapten mengkritik pelatih dan taktik tim usai dibantai Como 1907 dengan skor 1-4 saat laga liga Championm, di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10) lalu.
Meski begitu, Carrick memastikan tidak ada rencana atau keputusan untuk mencopot ban kapten dari lengan Fernandes karena sang pemain masih memegang peran paling krusial di dalam maupun luar lapangan.
Dia telah memimpin tim dengan sangat baik dalam banyak pertandingan dan selama bertahun-tahun, dan dia akan terus melakukannya,
Michael Carrick, dikutip dari laman resmi klub Jumat (30/10)
Baca juga:
Bruno Fernandes Terancam Dijual Manchester United, ini Skenario Masa Depannya
Michael Carrick Pegang Komitmen Sang Kapten
Fernandes sempat tidak dimainkan saat Manchester United kembali menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di ajang Liga Inggris pekan lalu, yang sempat memicu rumor hukuman menanti sang kapten.
Namun, Carrick mengklarifikasi keputusan mencadangkan Fernandes murni merupakan pertimbangan strategi teknis.
Sang pelatih juga juga sudah mendapatkan ketegasan komitmen dari Fernandes untuk membawa klub keluar dari periode sulit tidak pernah berubah sedikit pun.
Baca juga:
Apes Kuadrat! MU Kalah Telak di Italia, Rumah Bruno Fernandes Malah Dibobol Maling
Pengumuman nahkoda MU tetap mempertahankan bintang Portugal sebagai kapten itu sedikit meredam spekulasi panas mengenai potensi keretakan hubungan di dalam ruang ganti Old Trafford.
Manchester United kini dijadwalkan melakoni laga tandang berat melawan Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu (31/10/) sebagai momentum untuk memutus tren negatif, sekaligus memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen sementara. (*)