MeraPutih.com - Sejarah akan tercipta pada Jumat (12/6) dini hari WIB, ketika Meksiko menjadi negara pertama yang menjadi tuan rumah atau tuan rumah bersama Piala Dunia sebanyak tiga kali.
El Tri akan memulai pertandingan melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, yakni tempat Pele mengangkat trofi Piala Dunia 1970 bersama Brasil. Lalu, tempat 16 tahun kemudian, legenda Argentina, Diego Maradona, juga momen gemilang yang sama.
Namun, kita kembali ke tempat kejadian gol Piala Dunia paling kontroversial yang pernah menghancurkan hati Three Lions.
Baca juga:
Kali ini, Stadion Azteca tidak akan menjadi tempat final Piala Dunia 2026. Sebab, partai final akan dimainkan di Stadion MetLife, New Jersey, pada 19 Juli 2026 mendatang.
Stadion ikonis ini kemungkinan akan kembali menjadi saksi beberapa momen paling berkesan dalam sejarah sepak bola.
4 Momen Bersejarah Piala Dunia di Stadion Azteca
Berikut ini adalah momen paling bersejarah Piala Dunia yang terjadi di Stadion Azteca:
1. Gol Tangan Tuhan Diego Maradona
Enam menit memasuki babak kedua dengan skor 0-0 di perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina dan Inggris, Diego Maradona dan Peter Shilton melompat untuk menyambut sapuan bola yang salah sasaran dari gelandang Steve Hodge.
Kiper tersebut meraih bola dengan tinju kanannya. Namun, Maradona lebih dulu sampai di sana dengan tangan kirinya dan meninju bola ke dalam gawang.
Baca juga:
Rekor Gol Tercepat Piala Dunia Masih Dipegang Hakan Sukur, Bobol Gawang Korsel Hanya dalam 11 Detik
Inggris yang terkejut dengan hal tersebut langsung memprotes, tetapi sia-sia. Maradona pun mengatakan, bahwa gol itu terjadi "sedikit dengan kepala dan sedikit dengan tangan Tuhan."
Kemudian, ia mengakui telah melakukan pelanggaran dengan menyentuh bola. Namun, ia juga menekankan bahwa dirinya menganggap gol tersebut sebagai "balas dendam simbolis" atas kekalahan di Perang Falkland 1982.
2. Gol Abad ini dari Diego Maradona
Ia menerima bola setengah lapangan sendiri dengan Peter Beardsley dan Peter Reid yang berada di dekatnya, tetapi berhasil melewati keduanya.
Saat bergerak lebih dalam ke setengah lapangan Inggris, ia memotong ke dalam melewati Terry Butcher dan melewati bek tengah lainnya, Terry Fenwick, di tepi kotak penalti sebelum melewati Shilton.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-1 berkat empat menit kekacauan dan keajaiban Maradona.
3. Fenomena Mexican Wave
Amerika Serikat, sebagai tuan rumah bersama, masih mengklaim bahwa "gelombang" pertama kali berasal dari Seattle, Denver, dan Oakland, pada pertandingan hoki dan sepak bola Amerika.
Namun, ini adalah pertama kalinya apa yang disebut orang Meksiko sebagai "La Ola" dan disaksikan secara global.
Baca juga:
EA Sports Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Difavoritkan Angkat Trofi!
Negara ini sangat bangga dengan perayaan tersebut, sehingga minggu lalu ribuan orang membanjiri salah satu jalan utama Kota Meksiko untuk menciptakan gelombang terbesar di dunia dan masuk Guinness Book of Records.
Namun, hal yang pasti adalah bahwa Azteca, yang sekarang memiliki kapasitas 83.264 kursi setelah renovasi senilai 60 juta poundsterling (Rp 1,4 triliun), akan kembali melambaikan gelombang ke dunia.
4. Pele, Brasil, dan Piala Dunia 1970
Lapangan di Stadion Azteca dibanjiri oleh penggemar Meksiko yang jatuh cinta dengan cara bermain Brasil sepanjang turnamen.
Rivellino, yang bangga dengan julukan "Tendangan Atom" mengtakan, bahwa pertandingan berakhir dan penggemar Meksiko menyerbu lapangan.
Mereka menaruh sombrero Meksiko di kepala Pele. Hal itu pun benar-benar dianggap gila. Pele tetap melegenda di mata penggemar El Tri. (sof)