Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pertamina Ingin Perbanyak Miliki Sumur Minyak di Amerika Selatan

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 September 2024

MerahPutih.com - Sejak 2018, PT Pertamina Internasional EP (PIEP), melalui anak perusahaannya Maurel & Prom (M&P), telah memiliki investasi di Venezuela dengan Petroleos de Venezuela SA, perusahaan migas milik pemerintah Venezuela dan akan dikembangkan ke negara lain.

PT Pertamina (Persero) menjajaki peluang kerja sama pengembangan hulu minyak dan gas bumi (migas) di negara-negara Amerika Latin dan Karibia.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan penjajakan peluang kerja sama hulu migas di kedua kawasan itu merupakan komitmen Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional.

"Pertamina terus memperkuat ketahanan energi nasional baik dengan optimalisasi hulu migas domestik maupun pengembangan migas di luar negeri. Untuk memperkuat ketahanan energi ini, Pertamina membuka sinergi dengan berbagai pihak,” ujar Fadjar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (13/9).

Baca juga:

Pertamina Bakal Kembangkan Bioetanol Dari Tiga Bahan Baku Lokal Indonesia

Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi migas yang cukup besar dan terbuka peluang bagi Pertamina untuk menjajaki kerja sama mengembangkan wilayah kerja migas.

Pertamina akan fokus menjajaki peluang kerja sama di Suriname, Guyana dan Brasil karena merupakan wilayah dengan potensi migas yang cukup besar.

Suriname, misalnya, memiliki cadangan terbukti minyak mentah hingga 89 juta barel dengan perusahaan utamanya yakni Staatsolie, perusahaan minyak negara Suriname.

Sementara Guyana, akan menjadi negara penghasil minyak terbesar keempat di Amerika Latin setelah penemuan blok Stabroek dengan potensi cadangan mencapai 11 miliar setara barel minyak.

Adapun Brasil memiliki cadangan produksi minyak cair hingga 21,5 tahun dan cadangan produksi gas 28,7 tahun. (*)

Baca Artikel Asli