MerahPutih.com - Persib Bandung resmi mengumumkan perubahan besar dalam struktur tim setelah memastikan gelar juara Super League 2025/26.
Bojan Hodak, sosok yang membawa Maung Bandung mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, kini naik kelas dari pelatih kepala menjadi Shareholder Group Technical Advisor atau penasihat teknis klub.
Baca juga:
Jurnalis Italia Bersabda, Bojan Hodak Akan Tinggalkan Persib Bandung Setelah 3 Gelar Beruntun?
Dilansir dari pernyataan resmi Persib, Selasa (26/5), keputusan diumumkan setelah kontrak Bojan sebagai pelatih Persib berakhir pada 31 Mei 2026, bertepatan dengan rampungnya kompetisi Super League musim ini.
Setelah sukses membawa Persib mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi pelatih kepala dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor,
Persib
Dari Pinggir Lapangan ke Strategi Klub
Meski tak lagi berdiri di pinggir lapangan, Hodak dipastikan tetap menjadi bagian penting perjalanan Persib. Dengan peran strategisnya, diharapkan mampu menjaga kesinambungan prestasi dan membantu klub merancang visi jangka panjang.
Baca juga:
Di Balik Gelar Juara Super League 2025/2026, Persib Jalani Musim Tersulit Menurut Bojan Hodak
Pelatih berusia 55 tahun itu memilih melepas perannya di pinggir lapangan dan bersedia menerima tanggung jawab baru. Dilansir dari Antara, posisi Shareholder Group Technical Advisor bertugas menjembatani pemilik saham dengan tim serta berfokus pada strategi jangka panjang klub.
Catatan Emas Hodak
Pelatih asal Kroasia berusia 55 tahun itu menangani Persib sejak 2023 dan mencatatkan pencapaian luar biasa. Berikut sejumlah torehan emas yang dicatatkan Hodak selama menjadi Pelatih Kepala Persib:
- Juara Liga Indonesia tiga musim beruntun (2023/24, 2024/25, 2025/26)
- Tim pertama yang mencatatkan hattrick juara pada era profesional
- Tiga kali berturut-turut meraih penghargaan Pelatih Terbaik Liga Indonesia
(*)