Merahputih.com - Persija Jakarta harus menelan pil pahit kalah 1-0 dari Persebaya Surabaya dalam laga Grup B Piala Presiden 2026 di Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7).
Gol bunuh diri Radovan Pankov akibat miskomunikasi dengan Aqil Savik jadi satu-satunya gol di pertandingan ini. Kekalahan Macan Kemayoran juga jadi catatan minor sang pelatih baru Shin Tae-yong.
Baca juga:
Persija Pasang Badan Usai Shin Tae-yong Usai Muncul Sanksi Disiplin dari KFA Korea Selatan
Inisiatif serangan langsung diperlihatkan kedua tim untuk mencuri gol pembuka. Skuad Persebaya perlahan mengambil kendali permainan serta menciptakan deretan peluang berbahaya ke gawang Persija.
Ketegangan pertandingan memaksa wasit Thoriq Alkatiri mengeluarkan empat kartu kuning sebelum turun minum, masing-masing dua kartu bagi tiap tim. Babak pertama usai tanpa gol.
Hasil Persebaya vs Persija
Petaka Komunikasi Lini Belakang Persija
Papan skor tiba-tiba berubah pada menit ke-63. Gol Persebaya lahir akibat petaka di area pertahanan Macan Kemayoran.
Umpan lambung jauh kiper Persebaya, Ernando Ari, mengarah langsung menuju jantung pertahanan Persija. Bek tengah Persija asal Serbia berumur 30 tahun, Radovan Pankov, berniat mengembalikan bola lewat umpan pendek kepada Aqil Saviq.
Namun, kekeliruan antisipasi serta hilangnya komunikasi membuat bola justru meluncur pelan masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Persebaya.
Ketinggalan satu gol memicu respons cepat skuad Persija. Gelandang Kwon Chang-hoon melepaskan tembakan keras luar kotak penalti, tetapi bola masih menyamping di sisi kiri gawang lawan.
Drama Anulir Gol Menit Akhir
Persebaya melancarkan serangan balasan cepat lewat aksi individu penyerang Ramadhan Sananta, meski penyelesaian akhirnya belum membuahkan hasil. Tekanan Persija makin gencar mendekati akhir pertandingan guna mengejar ketertinggalan.
Baca juga:
Denis Kolinger sempat memberi ancaman lewat tembakan keras, tetapi refleks gemilang Ernando Ari berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Drama terjadi pada masa krusial ketika sundulan tajam Denis Kolinger mengoyak jaring Persebaya. Wasit Thoriq Alkatiri langsung menganulir gol tersebut karena pemain kelahiran Jerman ini berada dalam posisi offside saat menerima umpan. Peluit panjang berbunyi, Persebaya berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga laga usai.