MerahPutih.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares menyoroti sikap pemainnya saat menghadapi Persik Kediri di laga pekan 34 atau terakhir Super League 2025/2026.
Menurutnya, Bruno Moreira dkk. menunjukkan sikap yang positif, yang berujung kemenangan telak 5-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/5).
Persebaya Surabaya membuka keunggulan menit 12 lewat gol Malik Risaldi. Sebelum babak pertama berakhir, Bruno Moreira Soares membawa Bajol Ijo unggul 2-0 lewat gol menit 44.
Gustavo Fernandes memperbesar keunggulan Persebaya lewat gol menit 64 sebelum Bruno Paraiba mencetak gol keempat menit 80.
Pesta gol Persebaya ditutup Bruno Moreira, yang menjebol gawang Persik menit 88.
Kemenangan membuat Persebaya mengoleksi 58 poin untuk berada di posisi 4 klasemen akhir Super League 2025/2026.
Baca juga:
Simak Daftar Penghargaan Super League 2025/2026, dari Gol hingga Pemain Terbaik
"Mengenai pertandingan, saya pikir kami menciptakan lebih banyak peluang daripada tim lawan. Kami punya lebih banyak tembakan ke gawang dan peluang lain yang sebenarnya bisa menjadi lebih berbahaya jika umpan terakhir kami lebih baik," imbuhnya.
Tavares tidak terlalu memikirkan skor kemenangan. Sikap para pemain di atas lapangan justru menjadi hal yang paling membuatnya puas.
Saya sangat senang dengan sikap para pemain kami. Ini bukan pertandingan yang mudah dan saya harap sikap seperti ini kembali lagi setelah masa liburan,
kata Bernardo Tavares.
Catatan enam laga tanpa kebobolan juga mendapatkan perhatian khusus dari Coach Tavares. Dia menilai itu merupakan buah kerja keras seluruh tim, bukan hanya tugas lini belakang atau penjaga gawang.
Meski menutup musim dengan kemenangan telak, Coach Tavares mengaku masih menyimpan sedikit rasa mengganjal selama menukangi Persebaya di paruh musim ini.
"Saya tahu tidak mudah melewati enam pertandingan tanpa kebobolan. Ini bukan hanya tentang penjaga gawang, lini pertahanan, lini tengah atau lini serang. Ini hasil kerja keras seluruh tim," ucapnya.
"Saya sedikit frustrasi karena kami kalah lima kali. Ada beberapa pertandingan yang sulit diterima karena saya percaya tim ini bisa bermain jauh lebih baik. Tapi inilah sepak bola, agar seseorang menang, seseorang juga harus kalah," sambungnya.