MERAHPUTIH.COM - ANGGARAN perbaikan jembatan penyeberangan orang (JPO) Tendean, Jakarta Selatan, yang rusak ditabrak truk crane diperkirakan menyentuh Rp 6 miliar.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan saat ini pihaknya masih menghitung kebutuhan anggaran secara rinci. Saat ini pihaknya mencari dana untuk bangun JPO salah satunya dari Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
"Jadi gini, yang jelas JPO, mau dibangun lagi ya. Akan dicarikan pembiayaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, enggak lama sudah ada kabar untuk pembangunan JPO mungkin dari KLB sekitar Rp 5 miliar sampai Rp 6 miliar," kata Heru di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).
Terkait dengan target waktu pembangunan, Heru mengatakan Gubernur Pramono Anung meminta agar proses pembangunan dilakukan secepatnya. Namun, realisasinya masih bergantung pada kepastian sumber pendanaan. "Tapi kan kita belum dapat pembiayaannya, lagi dicarikan dulu dananya," ucapnya.
Baca juga:
JPO Tendean Dibongkar, Pramono Usulkan Zebra Cross Sementara untuk Pejalan Kaki
Selain menyiapkan pembangunan kembali JPO, Pemprov DKI juga berencana membangun pelican crossing sebagai fasilitas penyeberangan sementara di lokasi. "Kami komunikasi dengan Dishub untuk dibangun pelican cross," ujarnya.
Meski demikian, Pemprov DKI memastikan akan meminta ganti rugi dengan perusahaan pemilik mobil truk tersebut. Di sisi lain, untuk persoalan hukum terkait dengan truk yang menabrak JPO masih ditangani kepolisian.
"Kami dari Pemprov menyatakan ada permintaan penggantianlah. Ya, kira-kira itu," tutupnya.(Asp)
Baca juga:
Pramono Murka 2 JPO Jakarta Ditabrak Truk, Instruksikan Cabut Lisensi Sopir Kedapatan Main HP