Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Perawatan Kulit Klasik Ala Korea Selatan Untuk Pori-Pori

Iftinavia Pradinantia - Kamis, 17 Januari 2019

SALAH satu bagian tubuh masih menjadi salah satu pembahasan utama dalam dunia kecantikan dan perawatan kulit adalah pori-pori. Pori-pori adalah bukaan pada kulit yangh mengandung folikel rambut wajah dan kelenjar penghasil sebum. Sebenarnya, sebum sangat baik untuk kulit karena mengandung nutrisi, protein, dan dapat melindungi kulit dari lingkungan yang berbahaya.

Sayangnya produksi sebum yang berlebihan dapat menyumbat pori-pori. Ketika sebum menyumbat pori-pori dan dikombinasikan dengan bakteri, sel-sel kulit mati dan keringat maka dapat menimbulkan jerawat. Sebagai slah satu negara yang concern dengan perawatan kulit, negeri ginseng memproduksi berbagai rangkaian produk kecantikan khusus untuk pori-pori. Meskipun banyak produk kecantikan yang mereka produksi, orang Korea Selatan masih melakukan cara klasik untuk mengatasi berbagai masalah pori-pori.

1. Air Dingin

Air Dingin
Cuci Muka dengan Air Dingin (Foto: Marie Claire Australia)

Ekspansi termal dari air panas dapat membuka pori-pori kulit. Ketika ingin mengaplikasikan produk perawatan kulit, sebaiknya mencuci muka dengan air panas sehingga penetrasi skin care ke kulit menjadi maksimal. Namun setelah mengaplikasikan produk perawatan kulit, segera bersihkan wajah dengan air dingin. Fungsi air dingin setelah memakai produk perawatan kulit yakni untuk kembali mengecilkan pori-pori kulit dan memastikan kulit tetap kencang. Air dingin dapat membantu untuk membantu perawatan wajah dan tak memerlukan biaya apapun.

2. Tisu Pembersih

Tissue
Lap Wajah dengan tisu (Foto: StyleCaster)

Pilihlah tisu dibandingkan handuk untuk membersihkan wajah. Penumpukan bakteri dapat menyebabkan jerawat. Dengan menggunakan tisu, semua kotoran dan keringat dapat terangkat dari kulit. Sementara menyeka keringat dengan handuk justru mentransfer kuman yang ada di handuk ke wajah.

3. Tidak Mencuci Muka Setelah Berolahraga

Woman Face
Bersihkan Muka setelah berolahraga (Foto: Wisebread)

Olahraga meningkatkan produksi keringat, termasuk keringat di wajah. Untuk itu, jangan segera mencuci muka setelah selesai berolahraga. Mencuci muka pasca berolahraga justru membuat pori-pori melebar. Ketika berolahraga, kondisi tubuh panas dan membuat suhu tubuh naik. Ketika panas tubuh tersebut kontak dengan air dingin, tubuh akan bereaksi dengan melebarkan pori-pori. Sebaiknya, gunakan lap untuk menyeka keringat, tunggu beberapa menit, lalu lanjutkan dengan rutinitas pembersihan kulit rutinmu.

4. Gunakan Pelembab

Skin care
Pelembab krusial untuk semua usia (Foto: Pixabay/suzii13)

Pakar perawatan kulit Korea Selatan, Liah Yoo menyarankan semua orang dari berbagai usia untuk rutin menghidrasi kulit. Ketika kulit kita kurang terhidrasi, secara otomatis kulit akan memproduksi minyak. Minyak kulit justru membuat kulit lebih kering. Efek dari kulit kering adalah pori-pori yang terlihat lebih besar. Untuk itu, gunakan pelembab secara rutin.

5. Hindari Gula

Cake
Makanan Manis Merusak Kulit (Foto: Pixabay/Daria-Yakovleva)

Semua hal lezat dalam hidup seperti kue, dessert, minuman manis, soft drink dan permen berbahaya mengintai kesehatan kita. Makanan mengandung gula tersebut dapat menyebabkan peradangan kulit dan membuat pori-pori lebar. Hal tersebut menimbulkan jerawat. Menghindari makanan manis yang berbahaya untuk kesehatan kulit dapat membantu menghilangkan jerawat. Jika kamu tak bisa lepas dari makanan manis, pilihlah buah atau cemilan buatan sendiri.

6. Kurangi Konsumsi Gorengan

Fried Chicken
Gorengan (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Selain makanan mengandung gula, makanan yang digoreng adalah favorit banyak orang. Mulai dari ayam goreng hingga kentang goreng mampu menggugah selera. Namun, mengonsumsi makanan yang di goreng artinya meningkatkan produksi lemak berlebih. Kandungan lemak berlebih membuat pori-pori membesar, kulit tampak lebih kusam, dan kurang elastis. Makanan yang digoreng juga dapat merusak nutrisi dan vitamin yang penting bagi penampilan kulit dan kesehatan kita secara menyeluruh.

7. Tidak Mengonsumsi Alkohol

Alkohol
Jangan Konsumsi Alkohol (Foto: Pixabay/Daria-Yakovleva)

Jika kamu tidak minum alkohol, kamu telah memenangkan berbagai macam permasalahan kulit yang membayangi. Alkohol meningkatkan produksi urin, artinya kamu akan kekurangan banyak cairan dan dehidrasi. Dehidrasi membawa dampak pada kondisi kulit. Kulit akan kering dan "haus". Untuk mengatasi kekeringan tersebut, kulit akan memproduksi minyak. Produksi minyak membuat kulit berpotensi berjerawat. Dengan tidak mengonsumsi alkohol, kamu membantu memperbaiki kondisi kulit dan pori-pori. (avia)

Baca Artikel Asli