Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Selat Malaka, 8 Awak Kapal MT Global 168 Diamankan

Soffi Amira - 2 jam, 7 menit lalu

MerahPutih.com - Aparat gabungan mengamankan delapan awak kapal tanker MT Global 168 dalam pengungkapan dugaan penyelundupan sekitar 1 ton ketamin di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, mengatakan delapan orang tersebut terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing asal China.

Baca juga:

PLN Turun Tangan Tahu Lapak Narkoba di Kampung Ambon Berdiri Lagi, Sarang Narkoba Dibikin Gelap Gulita

7 WNI dan 1 WNA China Ditangkap dalam Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin

Penangkapan dilakukan setelah aparat memantau pergerakan kapal yang diduga menunjukkan aktivitas tidak biasa di Selat Malaka sejak Agustus 2026.

Ini adalah wujud nyata keseriusan kita semua, aparat TNI-Polri bersatu, Bea Cukai, BNN, termasuk pemerintah daerah.

kata Suyudi dalam konferensi pers di Sumatera Utara, Jumat (23/10)

Menurut Suyudi, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang melibatkan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, serta unsur penegak hukum lainnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menyebutkan perairan Sumatera Utara, khususnya kawasan Selat Malaka, menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian pemerintah dalam upaya pemberantasan penyelundupan.

Baca juga:

Kapolri Ungkap Ada Narkoba Baru Etomidate dan Ketamine, Pengguna tak Bisa Dipidana

Ia mengapresiasi kerja sama aparat gabungan dalam membongkar dugaan jaringan penyelundupan narkotika internasional yang memanfaatkan perairan Indonesia.

Saya sampaikan bahwa ini adalah merupakan suatu apresiasi, kebanggaan untuk para aparat keamanan gabungan.

kata Djaka

Kasus ini menjadi perhatian karena jalur laut di kawasan Sumatera Utara diduga dimanfaatkan untuk memasukkan narkotika dari jaringan lintas negara.

Aparat masih perlu mengungkap lebih jauh peran masing-masing awak kapal, asal-usul muatan, serta pihak yang diduga mengendalikan distribusi ketamin tersebut. (knu)

Baca Artikel Asli