Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Penyaluran BST di Solo Baru Terserap 90 Persen, 1.300 Penerima Dicoret

Zulfikar Sy - Senin, 06 Juli 2020

MerahPutih.com - Kantor Pos induk Solo, Jawa Tengah mencatat pencairan bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahap pertama dan kedua terserap sekitar 90 persen. Sementara itu, pada tahap kedua ada tambahan sebanyak 13.700 keluarga penerima manfaat (KPM) yang diusulkan Pemkot Solo untuk mendapatkan BST.

Kepala Kantor Pos Solo Elan Pramudiansyah mengungkapkan, dari total sekitar 58.288 KPM penerima BST tahap kedua, baru terserap sekitar 52.000 KPM. BST tahap kedua ini ada penambahan 13.700 KPM dari jumlah semula 44.000 pada tahap pertama.

Baca Juga:

Pencairan BST Kemensos di Solo, Ditemukan Data Ganda dan Warga Mampu Dapat Rp600 Ribu

"Penambahan tersebut merupakan usulan dari Pemkot Solo dan telah diverifikasi Kemensos. Kami hanya bertugas menyalurkan saja," ujar Elan, Senin (6/7).

Ia mengungkapkan, dari data BST Solo terdapat sebanyak 1.300 daftar KPM penerima dikembalikan dan dicoret Kemensos. Hal itu terjadi karena ada yang dobel penerima manfaat, meninggal dunia hingga nama tidak sesuai domisili.

Petugas kantor Pos induk Solo menyalurkan BST di kantor kelurahan, Senin (6/7). (MP/Ismail)
Petugas kantor Pos induk Solo menyalurkan BST di kantor kelurahan, Senin (6/7). (MP/Ismail)

"Jumlah data yang dicoret diperkirakan masih bisa bertambah karena validasi lapangan masih dilakukan petugas," katannya.

Data sebanyak 1.300 penerima BST yang dicoret tersebut tersebar di 35 kelurahan. Validasi data penerima BST dilakukan dari tingkat RT/RW, kelurahan sampai Dinas Sosial (Dinsos). Setelah itu, Dinsos menyerahkan ke Kemensos, selanjutnya data diperbarui ke Kantor Pos.

Baca Juga:

Tinjau Penyaluran BST di Solo, Mensos: Sebelum Lebaran Harus Mencapai 8,3 Juta KK

"Ada beberapa permasalahan yang kami tukan pencairan bantuan di masa pandemi COVID-19 tersebut terkendala. Dianyaranya yakni, penerima BST berada di daerah lain, tidak bisa pulang karena pandemi corona, dan penerima meninggal dunia," papar dia.

Elan mengimbau kepada penerima bantuan yang belum mengambil di kantor kelurahan agar mengambil BST ke Kantor Pos Gladak. Kalau tidak diambil BST akan hangus. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

BST 44.127 KK Tahap Pertama Cair, Rudy: Berani Potong Bantuan Ditangkap Saber Pungli

Baca Artikel Asli