Pendukung Prabowo Bantu Relawan Jokowi Gelar Tasyakuran Bersama
Senin, 06 Mei 2019 -
MerahPutih.com - Kelompok relawan pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin kian aktif menggelar tasyakuran atas jalannya pemilu serentak yang damai. Mereka sekaligus bersyukur atas kemenangan pasangan nomor urut 01 menurut hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei kredibel dan hitung riil KPU sejauh ini. Ya, sampai hari Senin (6/5), hasil Situng KPU yang sudah 67,7 persen menunjukkan bahwa pasangan Jokowi-Ma’ruf masih unggul atas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Yakni 56,3 persen dibanding 43,7 persen.
Sejumlah relawan menggelar syukuran di kawasan Klender, Jakarta Timur, Sabtu malam (4/5). Tasyakuran itu lebih inspiratif karena dihadiri pula oleh para pendukung Prabowo Subianto. Ratusan pendukung Jokowi dan Prabowo berbaur bersama denga akrab. Koordinator Relawan Gaspol 01, Susan Andriani menjelaskan, tasyakuran itu digelar untuk menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus rasa syukur karena pemilu berjalan lancar dan damai.
“Kami malah mengundang teman teman dari pendukung 02 untuk hadir. Mereka bahkan sempat membantu kami dalam persiapan. Membantu memasang tenda, menyiapkan konsumsi, dan lainnya,” ujar Susan.
Menurut Susan, beda pilihan itu biasa, tapi tidak menjadikan kita sesama menjadi saling benci. Kebersamaan akan membuat kita peduli dan empati. Apalagi kita akan memasuki bulan suci.
Di tempat yang sama, perwakilan pendukung Prabowo, Wiwin Sukmawati, menyambut gembira tasyakuran bersama tersebut. "Malam ini kumpul-kumpul bagus, terjalin silaturahim, nambah teman. Saya maunya aman-aman saja, damai-damai saja," katanya.
Berdasarkan pantauan media, warga makan bersama dan mendengarkan tausiyah dengan seksama. Warga juga dihibur dengam stand up comedy dari komika lokal.
Para relawan juga memberikan santunan untuk keluarga dari anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang wafat dalam tugas Pemilu. Santunan diserahkan oleh Ketua RT 01/017 Klender, Jakarta Timur Maryammah, kepada Ferdi. Ferdi adalah putra petugas KPPS, almarhumah Cahyani Wibawati. “Sebenarnya ada beberapa anggota KPPS yang meninggal dalam tugas, yang keluarganya berhak mendapat santunan. Tapi yang hadir dari satu keluarga, biar keluarga yang lain nanti kami kunjungi saja," kata Maryammah.
Sebagai perangkat RT, Maryammah ikut memfasilitasi tasyakuran bersama tersebut. Dia bersyukur, warga kompak dan damai meski sebelumnya berbeda pilihan politik. Bahkan, dia menyebut situasi akar rumput yang penuh damai semestinya bisa menginspirasi para elite politik untuk tetap rukun dan tidak memanaskan suasana. “Alhamdulillah, selama pemilu di sini aman-aman saja. Memang kami maunya damai, bersatu, adil dan makmur. Urusan siapa yang menang, itu urusan KPU," tutupnya.