Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemprov DKI Targetkan Semester Pertama 2026 Tebus 2.000 Ijazah

Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026

MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pada semester pertama 2026, bisa melakukan pembebasan atau pemutihan lebih dari 2.000 ijazah milik siswa dari keluarga tidak mampu. Penahanan ijazah akibat tunggakan biaya dinilai menjadi penghambat utama bagi para lulusan untuk mengakses dunia kerja formal.

"Semester pertama ini kami targetkan lebih dari 2.000 ijazah," kata Pramono di Jakarta, dikutip Rabu (6/5).

Pramono mengungkapkan, pada 2025, Pemerintah DKI berhasil menebus sebanyak 6.000 lebih ijazah yang tertahan di sekolah. "Tahun lalu kami memutihkan 6.050 ijazah, mayoritas milik siswa dari keluarga tidak mampu," urainya.

Baca juga:

Pemutihan Ijazah DKI Tahap V Rampung, 2.753 Siswa Terima Bantuan


Politikus PDI Perjuangan ini menyebut program penebusan ijazah ini merupakan langkah prioritas untuk menjamin masa depan generasi muda di Ibu Kota. Dengan memegang ijazah asli, para lulusan diharapkan dapat segera terserap oleh pasar tenaga kerja dan memperbaiki taraf ekonomi keluarga mereka.

"Kami ingin memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga. Ini menjadi program prioritas," tegas Pramono.

Di satu sisi, Pemprov DKI juga memperluas akses pendidikan dengan menggratiskan biaya di 103 sekolah swasta melalui subsidi sebesar Rp 253 miliar.(Asp)

Baca juga:

Rp4,1 Miliar Mengalir untuk Masa Depan, Pemprov DKI Jakarta Realisasikan Bantuan Pemutihan Ijazah Tahap Ke-4 untuk 1.238 Siswa

Baca Artikel Asli