Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Pemilihan Presiden FIGC Ada Intrik Politik, UEFA Ancam Coret Italia dari Euro 2032 dan Kompetisi Eropa

Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026

Merahputih.com - Sepak bola Italia kini menghadapi ancaman isolasi internasional setelah UEFA memberikan peringatan keras terkait dugaan campur tangan politik dalam internal Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Ketegangan ini muncul menyusul rencana pemerintah untuk mengintervensi pemilihan Presiden FIGC yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni 2026.

Jika intervensi ini berlanjut, Italia berisiko kehilangan hak tuan rumah Euro 2032 dan menghadapi larangan bertanding bagi klub-klub Serie A di kompetisi Eropa.

Baca juga:

Klasemen Terbaru Liga Italia Serie A Setelah AC Milan Imbang 0-0 Vs Juventus, Inter Milan Ditahan 2-2 Torino

Ancaman Sanksi Berat UEFA

UEFA menolak secara tegas usulan penunjukan Komisaris FIGC eksternal yang mencuat setelah skandal wasit terbaru mengguncang publik.

Menteri Olahraga, Andrea Abodi, sebelumnya mengusulkan tindakan luar biasa ini untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pasca mundurnya Gabriele Gravina. Namun, otoritas sepak bola Eropa memandang langkah tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap independensi federasi.

Laporan dari Corriere della Sera menyebutkan bahwa UEFA mengkhawatirkan segala bentuk administrasi paksa oleh CONI (Komite Olimpiade Nasional Italia).

Struktur kepemimpinan yang bersifat penunjukan langsung tanpa melalui mekanisme pemilihan demokratis berpotensi memicu pembekuan status keanggotaan Italia di bawah naungan UEFA dan FIFA.

Menanti Hasil Investigasi Skandal Wasit

Presiden Lega Serie A, Ezio Maria Simonelli, bergerak cepat dengan menemui Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, guna membahas krisis ini. Meskipun UEFA belum merilis surat peringatan resmi, pesan yang mereka sampaikan sangat jelas: kemandirian federasi harga mati.

Simonelli meminta semua pihak untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Milan terkait skandal wasit.

Dalam pertemuan tersebut, Ezio Maria Simonelli menegaskan sikapnya agar tidak ada tindakan gegabah dari pihak pemerintah.

Baca juga:

Skandal Wasit Guncang Serie A, Gianluca Rocchi Diselidiki atas Dugaan Kecurangan VAR

"Penilaian atau kesimpulan tergesa-gesa tidak pada tempatnya sementara kita menunggu penyelidikan mencapai kebenaran," tegas Simonelli saat memberikan pernyataan resmi terkait polemik tersebut sebagaimana dinukil Football Italia.

Kini, seluruh elemen sepak bola Italia berada dalam posisi dilematis. Kegagalan menjaga jarak antara politik dan olahraga bukan hanya menghancurkan reputasi liga, tetapi juga mengancam masa depan Timnas Italia di kancah internasional.

Baca Artikel Asli