Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Pelatih Barcelona Janjikan Remontada di Kandang Atletico, Yamal Siap Berlari Tanpa Henti

Wisnu Cipto - Selasa, 14 April 2026

MerahPutih.com - Barcelona menghadapi misi berat di leg kedua perempat final Liga Champions melawan Atlético Madrid di Stadion Civitas Metropolitano, Rabu (15/4) dini hari nanti.

Setelah kalah 0-2 di Camp Nou pada leg pertama, tim asuhan Hansi Flick wajib menang dengan selisih tiga gol untuk lolos ke semifinal. Pelatih berpaspor Jerman itu tetap percaya anak asuhnya mampu membalikan keadaan dengan mengusung misi remontada atau comeback.

"Saya percaya pada tim saya dan saya pikir kita bisa melakukannya. Itu mungkin. Saya tahu kita akan menghadapi tim Atlético yang kuat dengan pemain-pemain hebat," kata Flick, saat jumpa pers pralaga, Selasa (14/4).

Baca juga:

Bus Atletico Madrid Dirusak Jelang Laga Perempat Final, Barcelona Berpotensi Kena Sanksi UEFA

Kolektivitas Jadi Kunci Permainan

Namun, Flick menekankan pentingnya disiplin ketat dalam menyerang sekaligus bertahan. Barcelona memang harus tampil lebih disiplin setelah pada leg pertama kehilangan Pau Cubarsi yang diganjar kartu merah di menit ke-44.

"Kita harus mengamankan pertahanan dan berani menyerang. Kita harus memanfaatkan peluang kita karena itulah yang menjadi perbedaan di leg pertama,"

Flick juga menegaskan jika Lamine Yamal serta kolega harus bertindak sebagai satu kesatuan untuk menciptakan keajaiban bagi Barcelona.

"Kita harus percaya bahwa kita bisa melakukannya. Kita membutuhkan koneksi yang baik antar pemain. Bertahan bukan hanya untuk empat bek, kita harus terhubung, menutup ruang, itulah jalan yang ingin kita tempuh," tandasnya.

Baca juga:

Duet Pedri dan Frenkie De Jong Kembali, Barcelona Optimistis Hadapi Atletico Madrid

Janji Lamine Yamal

Sementara itu, bintang muda Lamine Yamal memastikan timnya akan berjuang sampai akhir. “Kami berjanji bahwa jika kami tersingkir besok, kami akan berjuang sampai akhir," ujarnya.

"Ini belum berakhir! Comeback sangat mungkin, dan itulah mengapa kami di sini," imbuh penyerang sayap yang baru berusia 18 tahun itu. “Kami tidak akan membiarkan satu menit pun tanpa menekan dan berlari."

Tantangan di Metropolitano

Atlético Madrid dikenal tangguh di kandang sendiri. Statistik menunjukkan mereka hanya kalah sekali dari 15 laga kandang terakhir di Liga Champions.

Baca juga:

Atletico Madrid Tumbangkan Barcelona, Fans Arsenal Sesumbar Jalan ke Final Liga Champions Makin Mudah

Leg kedua di Civitas Metropolitano merupakan pertemuan keenam Barca dengan Atletico musim ini, setelah kedua tim ini bertemu di Liga Spanyol dan Copa del Rey.

Barca menyampu bersih dua laga dengan kemenangan di liga, tetapi mereka tak mampu melakukan hal yang sama di Copa del Rey yang berujung dengan kekalahan dalam agregat 3-4 pada babak semifinal. (*)

Baca Artikel Asli