MerahPutih.com - Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, ditunjuk untuk sementara waktu menjalankan tugas-tugas administratif sementara kepemimpinan Kuria Roma.
Kardinal Parolin memegang kendali Vatikan selama Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, menjalani masa pemulihan usai dioperasi akibat diagnosis kanker paru-paru jenis adenokarsinoma.
Meski kepemimpinan administratif harian diisi oleh Kardinal Parolin, berdasarkan Hukum Kanonik tidak dikenal adanya jabatan wakil paus, sehingga seluruh kekuasaan tertinggi Gereja Katolik tetap berada di tangan Paus Leo XIV,
Takhta Suci Vatikan, dikutip dari Vaticannews, Kamis (15/10)
Baca juga:
Semua Agenda Paus Leo XIV Dibatalkan Demi Proses Pemulihan
Guna mendukung proses penyembuhan total, pihak Vatikan mengonfirmasi seluruh agenda publik Paus Leo XIV resmi dibatalkan setidaknya hingga 20 Oktober 2026 mendatang.
Sebelumnya, tim dokter RS Gemelli mendeteksi keberadaan nodul pada paru-paru kanan Paus yang setelah diuji secara medis terkonfirmasi sebagai kanker paru jenis adenokarsinoma.
Bapa Suci berusia 71 tahun itu berhasil menjalani prosedur operasi pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan di Rumah Sakit Gemelli, Roma, selama 90 menit tanpa komplikasi pada Selasa (13/10) lalu.
Baca juga:
Takhta Suci Tegaskan Hanya Akui 2 Ordo Kesatria di Luar Vatikan, Templar Tidak Termasuk
Doa Umat untuk Kesembuhan Paus Leo XIV
Saat meninggalkan Vatikan menuju rumah sakit yang berjarak sekitar 9 kilometer tersebut, Paus Leo XIV sempat melambaikan tangan dari dalam SUV hitam dan menyapa kerumunan warga yang menyambutnya.
Beberapa warga dan peziarah tampak meneriakan kata 'Auguri', yang berarti semoga berhasil saat beliau melangkah memasuki pintu utama gedung rumah sakit.
Tim medis memperkirakan Paus Leo XIV membutuhkan waktu pemulihan intensif selama kurang lebih sepekan sebelum diperbolehkan kembali menjalankan tugas keagamaan dan menerima audiensi terbatas. (*)