Merahputih.com - Gemerlap trofi Santiago Bernabeu rupanya kalah memikat ketimbang indahnya proyek masa depan di tepi Danau Como. Seorang talenta muda berbakat asal Argentina memilih memutar haluan karier, menolak kesempatan emas mengenakan jersi legendaris Los Blancos.
Keputusan mengejutkan Nico Paz bertahan secara permanen bersama Como 1907 membuktikan bahwa menit bermain reguler jauh lebih berharga daripada status mentereng pemain cadangan.
Baca juga:
Real Madrid semula berniat membawa pulang Nico Paz ke dalam jajaran skuad utama musim panas ini. Namun, kedatangan manajer baru Jose Mourinho merusak rencana tersebut lantaran sang pelatih menuntut kehadiran sosok gelandang baru.
Mengetahui menit bermainnya terancam, bintang muda Argentina tersebut tegas menolak opsi duduk di bangku cadangan.
“Nico Paz sangat ingin terus bermain bersama Como, itu tidak mudah karena Real Madrid juga menginginkannya 100 persen,”
Ayah Nico Paz, Pablo Paz dalam laporan FootballItalia.
Siasat Bisnis Raksasa Spanyol
Manajemen Los Blancos tidak kehilangan akal melihat situasi penolakan tersebut. Juara 15 kali Liga Champions ini langsung mengaktifkan opsi pembelian kembali dari Como untuk kemudian menjualnya lagi demi meraup keuntungan finansial masif. Pihak Como sendiri sepakat menebus sang gelandang secara penuh lewat angka fantastis.

Data keuangan dan poin kesepakatan transfer Nico Paz:
-
Nilai Transfer Terkini: Como membayar biaya permanen sebesar €60 juta atau setara Rp1,05 triliun.
-
Klausul Pembelian Kembali (Buyback): Real Madrid mengamankan klausul senilai €80 juta atau setara Rp1,4 triliun untuk musim panas mendatang.
-
Durasi Target Program: Kesepakatan transfer berjalan efektif mulai bursa transfer musim panas tahun ini.
-
Ambisi Utama Pemain: Nico Paz menargetkan kelolosan menuju kompetisi Liga Champions Asia/Eropa bersama skuad Como.
Faktor Kenyamanan Kota dan Pelatih
Keputusan bertahan di Italia utara murni lahir dari kenyamanan sang pemain terhadap atmosfer klub. Pablo Paz menjelaskan bahwa putranya merasa sepenuhnya menjadi bagian dari visi jangka panjang klub milik pengusaha Indonesia tersebut. Faktor pelatih dan kehangatan kota menjadi alasan utama penolakan mudik ke Spanyol.

“Nico mungkin akan kembali ke Madrid lagi melalui klausul pembelian kembali, tetapi saya harus mengatakan bahwa saya sangat senang,” tutur Pablo Paz.
Baca juga:
Real Madrid Bakal Aktifkan Klausul Nico Paz, Inter Milan Siap Membajak di Tengah Ketidakpastian
Suasana ruang ganti kondusif membuat performa gelandang serang ini berkembang pesat sepanjang musim. Publik kini menanti pembuktian konsistensi Nico Paz dalam membawa Como bersaing di papan atas kompetisi domestik.