Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Netflix Buka Peluang 'The Trauma Code' Season 2, Produksi Masih Dalam Tahap Pembahasan

Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026

MerahPutih.com - K-Drama populer Netflix, The Trauma Code: Heroes on Call, berpeluang berlanjut ke musim baru.

Meski demikian, pihak Netflix menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait produksi lanjutan serial medis tersebut.

"Kami sedang melakukan pembicaraan secara positif mengenai produksi musim-musim selanjutnya dari The Trauma Code: Heroes on Call, tetapi, belum ada yang dikonfirmasi,” kata perwakilan Netflix dikutip dari laporan Soompi, Senin (22/6).

Netflix Korea Tanggapi Rumor Produksi Season 2

Netflix Korea menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai K-Drama The Trauma Code: Heroes on Call setelah seluruh detail terkait proyek tersebut dipastikan.

Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas laporan media lokal yang menyebut proses syuting musim kedua serial tersebut akan dimulai pada Oktober 2026.

Baca juga:

‘The Trauma Code: Heroes on Call’ akan Kembali, Musim 2 dan 3 Persiapan Syuting sudah Mulai Nih

Dalam laporan yang sama, media tersebut juga mengungkap bahwa musim kedua The Trauma Code: Heroes on Call disebut akan terdiri dari delapan episode.

Sejumlah pemeran utama dari musim pertama dikabarkan kembali bergabung, termasuk Ju Ji Hoon, Choo Young Woo, Ha Young, dan Yoon Kyung Ho.

Namun hingga kini, Netflix belum memberikan konfirmasi resmi mengenai detail produksi maupun jajaran pemain yang akan tampil pada musim berikutnya.

Baca juga:

Kelar ‘The Trauma Code: Heroes on Call, Choo Young-woo Ditawari Main Drama Besutan Sutradara ‘Crash Landing On You’

The Trauma Code: Heroes on Call pertama kali dirilis di platform Netflix pada Januari 2025.

Drama medis ini mengisahkan Baek Kang Hyuk (Ju Ji Hoon), seorang ahli bedah jenius yang memiliki pengalaman di medan perang. Dalam cerita tersebut, ia menghadapi berbagai tantangan untuk menghidupkan kembali tim penanganan trauma berat yang sebelumnya terbengkalai. (*)

Baca Artikel Asli