Merahputih.com - Kasus dugaan hoaks terkait ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali memanas dan kini mulai menyeret sejumlah tokoh penting.
Salah satu nama yang ikut dicatut dalam pusaran isu ini adalah Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
"Sangat jelas kelompok dan orang yang meributkan soal ijazah itu adalah kelompok dan orang yang berseberangan dengan yang dituduh memakai ijazah palsu sejak pemilu 2014," kata Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus kepada wartawan di Jakarta dikutip Kamis (1/1).
Baca juga:
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Antara Ranah Hukum dan Etika Politik
Deddy Sitorus menegaskan bahwa persoalan ijazah seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum dan etika, bukan dijadikan komoditas politik untuk menyerang pihak tertentu.
Menurutnya, langkah hukum merupakan jalan terbaik untuk membuktikan kebenaran sekaligus memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang menyebarkan tuduhan tanpa dasar yang kuat.
Ia juga menekankan bahwa menyeret nama Megawati dalam isu ini adalah tindakan yang tidak berdasar.
Baca juga:
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Deddy menggambarkan sosok Megawati sebagai seorang pemimpin berjiwa ksatria yang tidak akan menggunakan strategi kotor untuk menjatuhkan lawan politiknya.
"Bukan jalan pengecut, meminjam tangan atau mulut orang untuk menyerang pihak lain. Itu tabiat pengecut," ungkapnya. (Knu)