Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Monopolar Alur Musik Membawa Pendengar Masuk ke Dunia Baru

Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 08 Februari 2026

MerahPutih.com - Tahun 2026 dibuka oleh Strange Fruit lewat perilisan single terbaru mereka, “Monopolar”, yang menjadi rilisan kedua sejak akhir tahun lalu.

Single ini sekaligus bagian dari rangkaian menuju EP Drips. Lagu ini menghadirkan nuansa hipnotik, seperti berada di antara kondisi setengah sadar dan mimpi.

Alur musiknya bergerak pelan, membawa pendengar masuk ke “dunia baru” yang oleh Irza Aryadiaz digambarkan seperti dimensi dalam musik skor film, sebuah ruang yang menyedot pendengar masuk sepenuhnya.

"Secara makna, istilah monopolar merujuk pada sumber bunyi yang menyebar ke segala arah secara merata," jelas Irza.

Baca juga:

Featuz Rilis 'People Never Change', Lagu Reflektif tentang Cinta dan Perubahan

Seperti single sebelumnya, “Iridescent”, “Monopolar” dibangun dengan lanskap suara elektronik yang kaya dan eksperimental. Strange Fruit banyak terinspirasi oleh para komposer musik elektronik avant-garde, mulai dari Raymond Scott, Bruce Haack, Mort Garson, hingga nuansa khas Ghost Box Records, serta sentuhan ritme mekanis ala Kraftwerk. Semua pengaruh ini diramu menjadi musik dansa urban yang terasa melayang, dalam, dan imersif.

Sentuhan gaya glitch dan ambient yang terinspirasi dari Jan Jelinek dan Wendy Carlos semakin memperkuat karakter “Monopolar”.

Lapisan frekuensi rendah, elemen dream pop, serta serpihan vokal Baldi Calvianca berpadu menciptakan suasana yang menghanyutkan dan intens. Energi acid house dan trip-dance terasa kuat, membangun pengalaman mendengarkan yang menggugah dan penuh gairah.

Bagi Strange Fruit—band yang kembali aktif setelah sekitar satu dekade vaku menulis lagu kini bukan lagi soal mewakili perasaan banyak orang atau menciptakan lagu yang mudah dinyanyikan bersama.

Lewat EP Drips, mereka lebih fokus pada eksplorasi dan eksperimen, dengan tujuan menghadirkan musik yang benar-benar baru dan belum pernah terdengar sebelumnya.

Baldi Calvianca menegaskan, inilah alasan Strange Fruit selalu ingin menciptakan musik yang membuat pendengar penasaran dan bertanya-tanya. Musik yang berbeda dan tidak mengikuti arus kebanyakan.

Perilisan “Monopolar” juga disertai dengan video musik garapan duo Mellow Spice di studio PasMing Experience.

Video ini menggabungkan visual laut biru Samudera Hindia dengan efek distorsi visual, menghadirkan pengalaman yang terasa seperti berada di antara dunia nyata dan dunia mimpi, merepresentasikan performa Strange Fruit sebagai band rock & roll, sekaligus isi pikiran dan imajinasi kelima personelnya. (Far)

Baca Artikel Asli