Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Michael Carrick Bawa Manchester United Gacor Tapi Roy Keane Sebut 3 Sosok Ini Lebih Pantas

Angga Yudha Pratama - Senin, 16 Maret 2026

Merahputih.com - Performa Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick terus menunjukkan grafik meningkat secara signifikan dalam lanjutan Liga Inggris musim ini.

Sejak mengambil alih kursi kepelatihan dari Ruben Amorim pada Januari lalu, Carrick sukses mengatrol posisi klub dari luar zona Liga Champions menuju peringkat ketiga klasemen sementara.

Catatan impresif ini semakin kokoh setelah United menumbangkan Aston Villa dengan skor meyakinkan 3-1 di Old Trafford.

Baca juga:

Manchester United vs Aston Villa: Carrick Siap Balas Dendam di Old Trafford Demi Tiket UCL

Dari sembilan pertandingan yang telah dilakoni, Carrick mengemas tujuh kemenangan, termasuk hasil krusial saat menghadapi tim raksasa seperti Manchester City dan Arsenal.

Kritik Pedas Roy Keane di Tengah Tren Positif

Meski rentetan hasil positif diraih, legenda klub Roy Keane menyuarakan pendapat yang cukup mengejutkan. Keane menilai manajemen tidak perlu terburu-buru menetapkan Carrick sebagai manajer permanen untuk jangka panjang. Menurutnya, mengelola tim sebagai interim jauh berbeda dengan tanggung jawab penuh seorang manajer tetap.

"Pekerjaan Michael (Carrick) sangat luar biasa dengan menyederhanakan strategi permainan, tapi ada tantangan berbeda saat harus menangani kontrak pemain, pramusim, dan kebijakan transfer," tegas Roy Keane.

Perburuan Manajer Berpengalaman Eropa

Fokus manajemen United kini diharapkan tetap tertuju pada pencarian pelatih dengan rekam jejak trofi yang mentereng.

Keane menyarankan agar klub mulai mendekati nama-nama besar seperti Diego Simeone, Luis Enrique, atau Thomas Tuchel yang dinilai memiliki kematangan taktis di kompetisi Eropa.

Baca juga:

Klasemen Terbaru Liga Inggris Premier League: Arsenal Memimpin dengan Keunggulan 9 Poin dari Manchester City

Keane beranggapan bahwa momentum kemenangan saat ini juga dipengaruhi oleh performa lawan yang sedang menurun. Oleh karena itu, konsistensi tim akan kembali diuji saat Manchester United bertandang ke markas Bournemouth pada Jumat, 20 Maret mendatang. Target tiga poin menjadi harga mati untuk menjaga asa tetap berada di papan atas klasemen.

Baca Artikel Asli