Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Menakar Peluang Capres Berlatar Belakang TNI di 2024

Zulfikar Sy - Sabtu, 30 Oktober 2021

MerahPutih.com - Peluang sejumlah jenderal TNI dan purnawirawan di Pilpres 2024 dinilai tak sekuat sebelumnya.

Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima Indonesia) Ray Rangkuti menilai, ketertarikan terhadap figur aparat untuk jadi pemimpin tidak sekuat dulu.

Hal itu dibuktikan dengan dua kali menangnya Joko Widodo di pilpres melawan Prabowo Subianto yang berasal dari kalangan TNI.

Baca Juga:

PKB Targetkan Pimpin Koalisi Demi Muluskan Jalan Cak Imin di Pilpres

"Figur TNI sebagai calon pemimpin tidak sekuat sebelumnya,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (30/10).

Ray lantas memberikan contoh di beberapa pilkada.

Menurutnya, calon kepala daerah dengan latar belakang militer banyak yang belum menunjukkan kemenangan.

“Latar belakang militernya bukan lagi satu-satunya penentu. Kiprah dan prestasi juga menjadi acuan,” jelas Ray.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dengan buku Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021. ANTARA/HO-KSP/pri.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dengan buku Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021. ANTARA/HO-KSP/pri.

Ray menyoroti masuknya nama mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dalam bursa capres 2024.

Kedua sosok yang merupakan jagoan militer Indonesia tersebut masuk ke dalam hasil survei yang kerap beredar.

“Mencuatnya dua nama jenderal yang dimaksud sangat berpotensi terjadi,” ujar Ray.

Baca Juga:

Peluang Anies Ikut Pilpres 2024 Dinilai Berat

Saat ini, ada sejumlah nama potensial mantan petinggi TNI di Pilpres 2024. Di antaranya Prabowo Subianto, Moeldoko, hingga Agus Harimurti Yudhoyono.

Namun, hasil survei hanya menempatkan Prabowo saja yang berada di level atas. Ia harus bersaing dengan nama tokoh sipil seperti Ganjar Pranowo hingga Ridwan Kamil. (*)

Baca Juga:

Prabowo Punya Peluang Menangi Pilpres 2024 karena Dukungan Milenial

Baca Artikel Asli