Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Mawar de Jongh Buka Fase Baru Bermusik Lewat Single 'KAN', Simak Lirik Lagunya

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026

MerahPutih.com - Mawar de Jongh membuka fase baru dalam perjalanan musiknya lewat KAN, single terbaru yang hadir dengan warna musik berbeda dari karya-karya sebelumnya.

Kehadiran KAN tidak hanya menandai eksplorasi musikal baru bagi Mawar, tetapi juga membawa cerita yang dekat dengan dinamika persahabatan dan hubungan asmara.

Baca juga:

Lirik Lagu 'Tinggal' dari Soundtrack Film Tinggal Meninggal dari Mawar de Jongh

Makna di Balik Judul 'KAN'

Pemilihan judul KAN menyimpan permainan makna yang sederhana, tetapi cukup kuat. Terdiri dari tiga huruf, KAN dapat diasosiasikan dengan ungkapan 'sudah kubilang' atau 'I told you so'.

Singkat dan mudah diingat, judul tersebut kemudian menjadi semacam jargon yang merangkum keseluruhan kisah dalam lagu.

Baca juga:

Mawar De Jongh Sebut Sosok Luka di 'Luka Makan Cinta' Amat Relate dengan Banyak Orang, Cari Validasi Orangtua

Cerita Sahabat yang Nasihatnya Kerap Diabaikan

Ketika pertama kali mendengarkan “KAN”, Mawar mengaku langsung merasa dekat dengan cerita yang diangkat. Ia teringat pada sejumlah pengalaman orang-orang di sekitarnya yang memiliki kisah serupa.

Bagi Mawar, lagu ini menggambarkan suara hati seorang sahabat yang kerap menjadi tempat curhat, tetapi nasihatnya justru sering diabaikan.

Ceritanya berpusat pada seseorang yang tengah patah hati, sementara sang sahabat sebenarnya sudah lama memperingatkan bahwa terdapat berbagai tanda yang menunjukkan hubungan tersebut tidak sehat.

Lirik KAN - Mawar de Jongh

Bukan kali pertama

Kau buta karena jatuh cinta

Sudah biasa

Tapi katamu ini beda

Dia lain dari yang sebelum-belumnya

Kau abaikan semua

Ku tersenyum saja

Tunggu saja kan datang waktunya

Dari pertama kubilang kan?

Sudah lebih baik kau tinggalkan

Yang kau agungkan

Kau dewakan

Dia bukan-bukan

Sekarang kena batunya kan

Kau menangis semalaman

Hingga terang datang

Ya kan, benar, apa ku bilang?

Sampai kering bibir berkata

Apa tak kau lihat yang sebelum belumnya

Kau acuhkan pertanda

Ku tersenyum saja

Lalu kubilang tunggu tanggal mainnya

Dari pertama kubilang kan?

Sudah lebih baik kau tinggalkan

Yang kau agungkan

Kau dewakan

Dia bukan-bukan

Sekarang kena batunya kan

Kau menangis semalaman

Hingga terang datang

Ya kan, benar, apa ku bilang?

Ku tau jatuh cinta memang indah

Tapi cukup beri hatimu alakadarnya

Jangan berlebihan

Semua kau berikan

Menangis kau belakangan

Sekarang kena batunya kan

Kau menangis semalaman hingga terang

Ya kan, benar, apa ku bilang?

Dari pertama kubilang kan?

Sudah lebih baik kau tinggalkan

Yang kau agungkan

Kau dewakan

Dia bukan-bukan

Sekarang kena batunya kan

Kau menangis semalaman

Hingga terang datang

Ya kan, benar, apa ku bilang?

Sungguh tak pernah salah

Dia memang bendera merah

Sekarang sudah kepalang

Kan sudah kubilang

Tak perlu tanya orang pintar

Dari dulu kelihatan

Ya kan, benar, apa ku bilang?

(Far)

Baca Artikel Asli