Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Maulana Ardiansyah Rilis Lagu 'PEPATAH', Kisahkan Perjuangan Perantau Pantang Menyerah

Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026

MerahPutih.com - Maulana Ardiansyah kembali menghadirkan karya terbaru bagi para penikmat musik Tanah Air. Kali ini, penyanyi muda tersebut merilis singel berjudul PEPATAH (Perantau Pantang Menyerah), sebuah lagu yang mengangkat kisah tentang perjuangan seorang perantau dalam meraih kehidupan yang lebih baik.

Lagu PEPATAH tidak sekadar menjadi karya musik biasa. Lagu ini lahir dari pengalaman pribadi Maulana Ardiansyah yang hingga kini masih menjalani kehidupan sebagai perantau jauh dari kampung halaman.

Melalui lagu tersebut, Maulana mencoba menggambarkan perjalanan hidup yang penuh tantangan. Kisah yang diangkat dalam lagu ini menyoroti realitas yang kerap dialami para perantau, mulai dari bekerja keras demi mencari nafkah hingga menghadapi berbagai rintangan dalam kehidupan sehari-hari.

Lagu ini membawa pesan kuat tentang keteguhan hati dan semangat pantang menyerah. Perjuangan tersebut tetap dijalani dengan tekad, keyakinan, serta harapan untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Baca juga:

Syifa Mahirah Debut lewat Lagu 'Jerih Penat', Kisah Pengorbanan Ibu yang Mengharukan

Husain Prawiro Rilis Lagu 'Pulang Kampung', Ceritakan Hangatnya Tradisi Mudik

Heldy Mahardika Rilis Lagu 'Ayo Sahur', Pengingat Ibadah di Bulan Ramadan

Lirik PEPATAH - Maulana Ardiansyah

Begini nasib di perantauan

Cari uang sampai banting tulang

Kadang-kadang tidur kedinginan

Kadang juga gerah kepanasan

Begitu susahnya cari uang

Pontang panting sampai kelimpungan

Tapi aku terus berjuang

Demi keluarga yang ku sayang

Tak lupa ku berdoa kepada yang kuasa

Berakit rakit ke hulu

Berenang kita ke tepian

Bersakit sakit dahulu

Berjuang demi masa depan

Berakit rakit ke hulu

Berenang kita ke tepian

Usaha dan doa selalu

Rezeki sudah diatur Tuhan

Bertahun-tahun di perantauan

Selalu rindu kampung halaman

Bukan aku tak mau pulang

Pantang pulang sebelum menang

Tak lupa ku berdoa pada yang kuasa

Berakit rakit ke hulu

Berenang kita ke tepian

Bersakit sakit dahulu

Berjuang demi masa depan

Berakit rakit ke hulu

Berenang kita ke tepian

Usaha dan doa selalu

Rezeki sudah diatur Tuhan

Berakit rakit ke hulu

Berenang kita ke tepian

Bersakit sakit dahulu

Berjuang demi masa depan

Berakit rakit ke hulu

Berenang kita ke tepian

Usaha dan doa selalu

Rezeki sudah diatur Tuhan

Yok ayok bekerja

Sekeras kerasnya

Tapi jangan lupa

Pada yang kuasa

Yok ayok bekerja

Sekeras kerasnya

Tapi jangan lupa

Pada yang kuasa

(Far)

Baca Artikel Asli