Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Mari Ibu dan Bapak, Kenali Gejala Kanker pada Anak

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Februari 2024

MerahPutih.com - Penyakit kanker tidak hanya dapat terjadi pada orang dewasa, namun juga dapat terjadi pada anak-anak. Hasil riset kesehatan dasar (RISKESDAS) tahun 2013, prevalensi kanker pada anak umur 0-14 tahun adalah sekitar 16.291 kasus tiap tahunnya. Hal yang menyedihkan adalah lebih dari 50 persen kasus kanker pada anak yang datang ke fasilitas kesehatan sudah dalam keadaan stadium lanjut.

Ahli hematologi dan onkologi anak dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr. dr. Murti Andriastuti, Sp.A(K) menyampaikan pentingnya mengenali gejala kanker pada anak agar serangan penyakit itu dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.

Baca Juga:

Raja Charles Tampil Perdana di Publik Setelah Didiagnosa Kanker

"Meski angka kejadian kanker anak hanya lima persen dari angka kejadian keseluruhan, tetapi sel kanker ini cepat menyebar sehingga harus segera diatasi," katanya dalam acara diskusi daring yang diselenggarakan oleh RSCM di Jakarta pada Kamis (15/2).

Ia mengatakan, secara umum kanker pada anak dikelompokkan dalam dua kategori, yakni kanker darah dan kanker (tumor) padat. Kanker darah dapat berupa gangguan dalam pembentukan sel darah di sumsum tulang seperti leukemia atau limfoma.

Leukemia adalah kanker yang memengaruhi darah dan sumsum tulang, sedangkan limfoma merupakan kanker yang memengaruhi kelenjar getah bening.

Murti menjelaskan, anak yang terserang kanker darah dapat mengalami gejala berupa demam, infeksi, hingga pendarahan. Pada beberapa kasus, kanker darah juga menyebabkan nyeri tulang dan pembengkakan kelenjar getah bening. Namun demikian, Murti menyampaikan, anak yang mengalami gejala-gejala tersebut belum tentu terserang kanker darah.

"Gejalanya tidak spesifik dan agak sulit dikenali. Oleh karena itu harus diperiksa laboratorium lebih lanjut sesegera mungkin apakah benar gejala kanker," kata konsultan pediatrik hematologi onkologi anak tersebut.

Murti menjelaskan, tumor padat yang dapat terjadi pada anak antara lain tumor otak, tumor mata, tumor pada area kepala dan leher, kanker ginjal, kanker tulang, hingga kanker hati. Gejala tumor padat, dia melanjutkan, antara lain dapat berupa benjolan di area organ tubuh yang mengalami kanker.

Menurut dia, benjolan yang mengarah pada kanker biasanya cepat membesar, bertambah secara cepat, dan disertai gejala-gejala lain seperti penurunan berat badan akibat nafsu makan menurun. Gejala yang lain, bisa berupa perut yang membesar, mata menonjol, dan pembengkakan di leher atau tulang.

"Jika ditemukan gejala tersebut, apalagi kalau anak terlihat pucat dan tidak aktif, itu sebaiknya segera dibawa ke dokter. Kalau terlambat itu harus pengobatan klinis dahulu, dan itu memperlambat penanganan kanker," katanya.

Hingga saat ini penyebab kanker pada anak belum diketahui secara pasti. Namun terdapat beberapa tanda dan gejala yang umum dan patut dicurigai kanker pada anak, yang bisa dipantau. (*)

Baca Juga:

Raja Charles III Beri Pernyataan Pertama Usai Didagnosis Kanker

Baca Artikel Asli