Manusia, Alam, dan Kopi Terangkum dalam Dokumenter ‘Legacy of Java’
Selasa, 15 Juni 2021 -
TRAILER dibuka dengan proses pengolahan kopi di coffee shop hingga menampilkan indahnya Pulau Jawa dari ketinggian. Begitu kira-kira gambaran dari film dokumenter karya sutradara Budi Kurniawan, Legacy of Java.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar nonton bareng pemutaran Legacy of Java di XXI Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Sabtu (12/6). Pemutaran ini merupakan salah sati bagian dari acara Kopi Craft Indonesia, hasil kolaborasi Kemenparekraf dengan Summarecon Mall Serpong dalam mempromosikan subsektor kuliner kopi.
Mengutip ANTARA, Budi menjelaskan film dokumenter ini menceritakan tentang pemaparan yang kompleks antara hubungan manusia, alam, dan kopi Jawa. Film ini juga melibatkan banyak pihak, mulai dari petani, akademisi, sejarawan, hingga seniman.
Baca juga:
Garin Nugroho: Optimisme Industri Film Indonesia Dorong ke Oscar
“Legacy of Java diracik dari sumber literatur sampai percakapan diskusi. Dari petani, seniman, sejarawan, ilmuwan, barista, pengusaha muda, dan pelaku industri kopi,” kata Budi.
Film dokumenter ini dibuat sejak Juni 2019 dengan pengambilan gambar yang melintasi Pulau Jawa selama 11 hari. Lebih lanjut, ia berharap film dokumenter ini akan menjadi nutrisi visual untuk industri kopi dan catatan penting perjalanan kopi di masa depan.
“Film ini dibuat untuk melihat lebih dekat relasi antara manusia dan alam merawat keberlanjutan generasi yang akan datang. Tak hanya itu, film ini dibuat agar masyarakat tahu tentang gambaran dan pembelajaran lengkap kopi Jawa ini,” ungkap Budi.
Sebelumnya saat membuka Kopi Craft Indonesia, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, subsektor kopi dan film dapat diinovasikan sebagai suatu promosi yang menghibur. Sehingga hal tersebut bisa menjadikan kopi nation branding yang kuat.
Baca juga:
“Kopi dan film ini bisa menjadi inovasi sebagai promosi. Adanya event Kopi Craft Indoensia sendiri pun selain meningkatkan pendapatan para pelaku subsektor kuliner khususnya penjual kopi, juga menambah awareness masyarakat tentang kenakeragaman kopi Indonesia,” ujar Sandiaga.
Sandiaga menjelaskan bahwa kopi menjadi produk yang sangat diunggulkan karena Indonesia dikenal sebagai episentrum kopi di dunia.
“Saya berharap industri kopi akan menjadi tulang punggung penciptaan lapangan kerja, penggerak ekonomi Indonesia termasuk ekspor, dan akan menjadi nation branding Indonesia yang kuat,” tutupnya. (and)
Baca juga:
7 Film Indonesia Terbaru akan Ditayangkan di Disney+ Hotstar