MerahPutih.com - Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, tak mudah tertipu dengan anggapan bahwa timnya telah "menemukan kunci sukses" setelah awal musim yang gemilang.
Hal itu berlanjut dengan kemenangan atas Tottenham, Sabtu (7/2) lalu. Kapten Tottenham, Cristian Romero, juga sudah meminta maaf atas kartu merahnya yang merugikan tim asuhan Thomas Frank.
Tahun yang dimulai dengan kepergian mendadak Ruben Amorim dan beberapa hasil yang kurang memuaskan telah berubah total dengan penunjukan Carrick di sisa musim ini.
Baca juga:
Manchester United Kembali Incar Manuel Locatelli, Kembali Jadi Target Musim Panas
Manchester United Pertama Kalinya Menang 4 Laga Berturut-turut
Ini adalah pertama kalinya dalam dua tahun, MU memenangkan empat pertandingan Premier League berturut-turut dan menempatkan mereka di posisi keempat klasemen dengan 44 poin, yakni dua poin lebih banyak dari yang diraih musim lalu.
"Sulit untuk berkomentar mengenai apa yang telah berubah. Saya senang dengan komitmen, koneksi, dan semua orang telah berinvestasi di dalamnya. Saya pikir itu sangat membantu," kata Carrick.
Baca juga:
"Pada saat-saat tertentu, kita dapat melihat alur permainan dengan cara yang berbeda dan Anda dapat melihatnya sangat berbeda, baik atau buruk. Tetapi saya pikir berada dalam kondisi emosional yang sangat baik membantu Anda dan, sekali lagi, itu terbukti benar."
Carrick juga memberikan pujian penuh kepada kapten MU, Fernandes, ketika Romero merugikan timnya.
Insiden Kartu Merah Cristian Romero Rugikan Tottenham
"Dia menyesali insiden tersebut. Dia meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya di ruang ganti. Saya pikir dia adalah salah satu pemain terpenting. Ketika dia tampil maksimal, dia memimpin tim," ujar Frank.
Ini adalah kartu merah keenam Romero di semua kompetisi sejak debutnya di Tottenham pada Agustus 2021, yang lebih banyak daripada pemain Premier League lainnya selama periode tersebut.
Statistik itu mengejutkan Frank, yang mengatakan dia tidak menyesal menunjuknya sebagai kapten. Ia juga tidak akan mempertimbangkan posisi itu di akhir pekan nanti, ketika mempertanyakan kedalaman skuad Tottenham yang "memalukan" di media sosial. (sof)