Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026

MerahPutih.com - Seorang mahasiswa Universitas Telkom Purwokerto menjadi perbincangan di media sosial setelah tampil tidak biasa saat menjalani sidang Tugas Akhir.

Sosok tersebut adalah Ragatama Arrauf Rahmaputra, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), yang memilih hadir dengan penampilan ala musisi black metal lengkap dengan corpse paint, yakni riasan wajah hitam putih yang identik dengan subgenre musik ekstrem tersebut.

Penampilan Raga langsung menarik perhatian karena berbeda dari peserta sidang pada umumnya. Alih-alih mengenakan busana formal dengan tampilan konvensional, ia memilih mengusung konsep visual yang selaras dengan topik penelitian yang dipresentasikannya.

Baca juga:

Masker Wajah Corpse Paint Ala Black Metal

Penampilan disesuaikan dengan tema penelitian

Keputusan tersebut bukan sekadar untuk menarik perhatian, melainkan sebagai bentuk totalitas dalam menyampaikan karya ilmiah yang telah ia kerjakan.

Raga ingin menghadirkan pengalaman presentasi yang selaras dengan tema Tugas Akhirnya sehingga dosen penguji maupun audiens dapat lebih memahami konteks penelitian yang diangkat.

Angkat perjalanan Band Santet sebagai artefak visual

Adapun Tugas Akhir yang disusun Raga berjudul "Perancangan Buku Komik Dokumenter Perjalanan Band Santet Sebagai Artefak Visual".

Melalui penelitian tersebut, ia merancang sebuah buku komik dokumenter yang mengangkat perjalanan band Santet, salah satu grup black metal lokal asal Indonesia, sebagai bagian dari artefak visual yang merekam sejarah dan perkembangan skena musik tersebut.

Pendekatan visual yang diterapkan saat sidang menjadi representasi langsung dari tema penelitian. Dengan mengenakan corpse paint, Raga menunjukkan bahwa unsur visual dalam budaya black metal tidak hanya menjadi identitas musikal, tetapi juga memiliki nilai budaya dan estetika yang dapat dikaji melalui disiplin ilmu Desain Komunikasi Visual.

Baca juga:

Kanye West Pakai Kaos Burzum, Paham Black Metal?

Tuai beragam respons dari warganet

Aksi Raga pun menuai beragam respons di media sosial. Banyak warganet mengapresiasi keberaniannya membawakan presentasi dengan konsep yang dinilai matang dan relevan dengan materi penelitian.

Tak sedikit pula yang menilai penampilannya mencerminkan keseriusan dalam menghidupkan tema yang diangkat, sekaligus membuktikan bahwa presentasi akademik dapat dikemas secara kreatif tanpa mengurangi substansi ilmiahnya. (Far)

Baca Artikel Asli