Ma'ruf Amin Harus Bisa Ajak Jokowi, PDIP Hingga Partai Koalisi Taubat Nasuha

Kamis, 16 Agustus 2018 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Juru bicara Presidium Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin berharap ada sesuatu yang dihasilkan jika pertemuan Kiai Ma'ruf Amin-Rizieq Shihab terjadi di Makkah Saudi Arabia.

Karena Ma'ruf yang sudah dicalonkan sebagai pendamping Jokowi di Pilpres 2019 punya tugas berat sebagai ulama dan umara.

"KH Ma'ruf juga harus bisa mengajak Jokowi dan partai pendukungnya untuk tobat nasional," ujar Novel, kamis (16/8).

"Sehingga pertemuan dengan HRS harus bisa menyampaikan itu Sehingga ada hasil dari pertemuan itu dan kami bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada lagi permasalahan bangsa ini bahwa kita bisa menjalankan agama dengan nyaman," pungkasnya.

Maruf Amin
Ketua MUI Ma'ruf Amin. (Rizki Fitrianto)

Selain itu, jika pertemuan Ma'ruf-Rizieq terjadi, diharapkan adanya pembahasan mengenai upaya kriminalisasi terhadap sejumlah ulama.

"Banyak PR yang harus dibebankan kepada Kiai Ma'ruf juga karena kasus kriminalisasi ulama dan penistaan agama yang belum selesai dan kiai Ma'ruf harus bisa menyelesaikan masalah itu sebagai ulama dan itu pokok utama permasalahan bangsa ini," kata dia.

Niat Kiai Ma'ruf yang ingin bertemu HRS, imbaunya, tentu tidak hanya sekedar ngobrol warung kopi namun harus memberikan solusi bagi permasalahan bangsa ke depan.

"Agar bisa menyelesaikan permasalahan bangsa yang sudah sangat kritis ini," ucapnya.

Sebelumnya, terendus kabar Kiai Ma'ruf akan menemui HRS saat menunaikan ibadah haji tahun ini. Kiai Ma'ruf sendiri sudah berangkat ke Makkah Arab Saudi, Rabu (15/8) kemarin. (Fdi)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan