Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Luhut Minta Masyarakat Divaksin Booster untuk Hadapi Ramadan dan Lebaran

Zulfikar Sy - Senin, 14 Maret 2022

MerahPutih.com - Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali sekaligus Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan memberikan kabar menggembirakan.

Ia mengatakan, kasus konfirmasi dan tingkat rawat inap pasien COVID-19 di Jawa-Bali mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Menurut Luhut, sejak kasus awal Omicron ditemukan pertama kalinya di Indonesia, pemerintah kembali memberlakukan berbagai kebijakan untuk mengatasi dan meminimalisir dampak dari sebaran varian ini.

Baca Juga:

Pertama Kali Sepanjang Maret, Kasus Harian COVID-19 di Bawah 10 Ribu

“Hal tersebut terbukti dan dapat terlihat jelas hari ini, sesuai dengan kondisi penanganan pandemi di negeri yang sama-sama kita cintai ini,” kata Luhut dalam keterangan persnya yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/3).

Luhut menyatakan, pemerintah terus memastikan penanganan pandemi memberikan dampak yang berarti dengan turunnya tren kasus konfirmasi dan tingkat rawat inap secara nasional.

Buktinya, jumlah kasus berada di bawah 10 ribu sementara jumlah kesembuhan mencapai lebih dari 39 ribu.

"Hal tersebut sejalan dengan penurunan kasus dan rawat inap rumah sakit di seluruh wilayah Provinsi Jawa dan Bali yang begitu signifikan,” ujar purnawirawan Jenderal TNI ini.

Ia berharap, masyarakat dapat lebih bebas menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan nanti.

Luhut menegaskan hal itu bisa diwujudkan jika masyarakat sudah menerima vaksinasi COVID-19 dosis lengkap serta booster.

“Ini sudah menjelang bulan Ramadan, dan nanti juga Lebaran, kita berharap kita akan lebih bebas nanti dalam bulan Ramahan. Tapi untuk itu, kami titip supaya kita semua melakukan vaksinasi lengkap dan booster,” kata Luhut.

Baca Juga:

Gibran Masih Positif COVID-19, Harus Isolasi Mandiri Lagi

Untuk itu, Luhut menegaskan pemerintah terus mendorong percepatan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap serta booster kepada masyarakat.

Luhut menyoroti masih rendahnya tingkat vaksinasi lengkap serta booster di Indonesia saat ini.

Menurut Luhut, saat ini negara seperti Arab Saudi dan Malaysia sudah mulai melakukan transisi dari pandemi menuju endemi.

Kedua negara itu, kata Luhut, memiliki tingkat vaksinasi lengkap serta booster yang tinggi.

Atas dasar itu, Luhut menegaskan seluruh masyarakat melakukan vaksinasi lengkap serta booster, terutama bagi lansia serta memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Hal itu diperlukan agar ibadah puasa nantinya dapat dilaksanakan dengan lebih bebas.

"Tentu tidak meninggalkan protokol kesehatan," kata Luhut. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dalam 15 Menit COVID-19 Bakal Negatif Jika Makan Bawang

Baca Artikel Asli