Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Level 1 Standar WHO, Kasus COVID-19 Indonesia Bertambah 2.577

Zulfikar Sy - Senin, 13 September 2021

MerahPutih.com - Kasus positif COVID-19 di tanah air kembali bertambah 2.577 kasus pada Senin, 13 September 2021.

Sehingga, akumulasi positif COVID-19 selama pandemi ini lebih dari 4,1 juta kasus atau sebanyak 4.170.088 kasus.

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh tercatat 12.474 orang. Sehingga total sebanyak 3.918.753 orang sembuh.

Baca Juga:

Hati-hati, Ribuan Orang Terpapar COVID-19 Disebut Berkeliaran di Tempat Umum

Lalu jumlah yang meninggal kembali bertambah 276 orang. Sehingga total meninggal menjadi 139.165 orang.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 177.234 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Jumlah suspek COVID-19 kini sebanyak 286.170 orang. Kasus aktif sebanyak 99.696 orang. Saat ini, kasus COVID-19 tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penanganan COVID-19 di Indonesia terus membaik.

Salah satu indikatornya adalah kasus konfirmasi positif harian sudah menurun dan berada di sekitar angka 5 ribu kasus per hari.

Suasana tes antigen COVID-19 on the road (dijalanan) dilaksanakan tim Satgas di perbatasan Kota Makassar-Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.
Suasana tes antigen COVID-19 on the road (dijalanan) dilaksanakan tim Satgas di perbatasan Kota Makassar-Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir

Menurut dia, kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia sudah berada di level 1 menurut standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sementara untuk rawat inap dan kematian berada di level 2.

"Kasus konfirmasi ke level 1 paling baik 20 kasus per 100 ribu (penduduk) per pekan. Baik rawat inap dan kematian masuk ke level 2, insyaallah bisa turun ke level 1," ujar Budi.

Jumlah harian pasien rawat inap juga terus mengalami penurunan, dan kini sudah berada di bawah 20 ribu. Berbeda ketika sebelum Idulfitri, di mana angkanya masih tinggi.

Angka kematian juga menurun drastis, di mana rata-rata beberapa hari terakhir adalah 270 kasus.

Namun sejumlah provinsi masih memiliki angka kematian yang cukup tinggi, yakni Aceh, Riau, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Bali, Yogyakarta, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

Baca Juga:

Penanganan Tepat saat Mengalami Long COVID-19

Di samping itu, hampir semua provinsi di Indonesia sudah masuk kategori normal dalam angka tingkat keterisian rumah sakitnya.

Kini, keterisian sudah kembali normal ke angka 17,14 persen.

"Hanya masih relatif tinggi di Bangka Belitung, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," ujar Budi. (Knu)

Baca Juga:

Anak Yatim Piatu Akibat COVID-19 Lebih 20 Ribu, Menteri PPPA Harap Tak Ada Tambahan Lagi

Baca Artikel Asli