Merahputih.com - Sandy Walsh membagikan kesan pertamanya saat menjalani latihan perdana dengan Persib Bandung di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (21/8). Sandy Walsh tampak menikmati ritme latihan dan langsung membaur hangat bersama skuad Pangeran Biru lainnya.
Momen ini menjadi latihan bersama pertama bagi Sandy di Bandung usai merampungkan agenda pemusatan latihan (TC) Persib di Bali.
Baca juga:
Kembali merumput bersama rekan-rekan barunya memberikan dorongan motivasi besar bagi bek Timnas Indonesia tersebut.
Perasaan yang sangat menyenangkan tentu saja bisa berada di sini, di Bandung, dan menjajal lapangan latihan bersama pemain lain untuk pertama kalinya. Setelah agenda panjang di Bali, rasanya segar sekali bisa memulai lembaran baru di sini,
ungkap Sandy Walsh.
Faktor Reuni Pemain Timnas Bikin Adaptasi Kian Cepat
Proses aklimatisasi Sandy Walsh bersama Pangeran Biru berjalan mulus tanpa hambatan berarti. Keberadaan barisan penggawa Timnas Indonesia seperti Thom Haye, Marc Klok, Beckham Putra Nugraha, hingga Eliano Reijnders membuatnya langsung merasa nyaman bak di rumah sendiri.
Tak berhenti di situ, Sandy juga sudah akrab dengan beberapa pilar asing Persib berkat rekam jejak kariernya di Asia Tenggara.
"Saya sudah kenal sebagian besar pemain sejak lama. Ada juga Gakuto Notsuda dan Gabi Mutombo yang pernah saya jumpai di Liga Thailand. Selain itu, saya rajin mengamati pertandingan Persib musim lalu," jelas Sandy.

Pengamatan rutin itu memberi gambaran jelas mengenai gaya main tim, bahkan sebelum ia resmi menandatangani kontrak.
"Jadi untuk pemain yang belum kenal dekat pun, saya sudah paham gaya main mereka. Sekarang tinggal mempererat chemistry dan mulai bekerja keras bersama di lapangan," tambahnya.
Serba Bisa
Fleksibilitas posisi Sandy Walsh menjadi nilai tambah berharga bagi jajaran pelatih PERSIB dalam menyusun strategi menatap musim 2026/2027. Karakter versatile miliknya memberi keleluasaan taktis di tengah padatnya jadwal kompetisi mendatang.
Baca juga:
Kendati punya ambisi tinggi, Sandy tetap bersikap rasional terkait kondisi fisiknya pascamembela Timnas Indonesia.
Ia memilih meningkatkan intensitas porsi latihan secara bertahap agar terhindar dari risiko cedera dan bisa mencapai puncak performa saat liga bergulir.