MerahPutih.com - Persib Bandung menunjukkan mentalitas kuat saat menghadapi Bali United di laga terakhir Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa, 18 Agustus malam. Semangat pantang menyerah membuahkan kemenangan 3-2.
Kemenangan atas Bali United diperoleh setelah dua kali berada dalam posisi tertinggal.
Bali United membuka keunggulan lebih dulu melalui Goppel Wilson pada menit ke-53, sebelum Marc Klok menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti semenit kemudian.
Tuan rumah kembali unggul lewat sundulan Joao Ferarri pada menit ke-59. Namun, Persib tidak menyerah.
Baca juga:
Balsa Sekulic menyamakan kedudukan pada menit ke-88, sebelum Gabriel Mutombo mencetak gol kemenangan dua menit berselang.
Bagi Persib, ini menjadi kemenangan kedua dari dua laga yang dijalani, membuat mereka meraih gelar juara Dewata Challenge Series 2026. Sebelumnya, mereka juga menekuk Sabah FC 3-0.
Marc Klok Ingin Daya Juang Persib Terjaga
Kapten Persib, Marc Klok, yang turut berperan dalam kebangkitan hingga meraih predikat Player of the Match, menilai kemampuan bangkit dari situasi sulit merupakan karakter yang sudah melekat pada Persib dalam beberapa musim terakhir.

Marc Klok menyapa fans setelah Persib Bandung raih gelar Dewata Challenge Series 2026. (persib.co.id)
Ia bangga melihat mentalitas tersebut tetap terjaga meski komposisi skuad mengalami perubahan.
Saya pikir kita sudah biasa comeback dalam dua musim terakhir. Setiap musim baru, datang pemain baru, spirit itu masih ada,
ujar Klok seusai pertandingan, dikutip dari laman klub.
Menurut Klok, daya juang tersebut harus terus dipertahankan karena Persib akan menghadapi persaingan di empat kompetisi pada musim 2026/2027, termasuk kompetisi Asia.
Baca juga:
Kami butuh daya juang seperti ini nanti di saat-saat sulit, di kompetisi, di Asia. Tapi saya bangga, kami mulai bisa menunjukkan ini di pramusim,
terang Klok.
Klok menyebut Persib masih perlu meningkatkan kekompakan. Kehadiran pemain baru serta kembalinya sejumlah pemain dari Tim Nasional Indonesia membuat proses membangun chemistry masih harus berlanjut.
"Kami masih butuh banyak pelajaran, kami masih perlu memperkuat chemistry," tambahnya. (*)