MerahPutih.com - Ada kiat sederhana menuju hidup sehat setelah Lebaran. Agar mudah diingat, kiat itu dirangkum dalam satu kata 'SANTAI'.
Kiat SANTAI diberikan oleh dokter Spesialis Penyakit Dalam dari RSUD Kepulauan Seribu Jakarta, Winson Jos,
"Kiat SANTAI bersifat alamiah dan tidak terlalu sulit untuk dipraktekkan. Paling tidak kita bisa kembali pada kondisi sebelum Lebaran," kata Winson dalam webinar "Jaga Kesehatan Pasca Lebaran", seperti dilansir Antara (20/4).
Winson menjelaskan, masyarakat umumnya makan santapan daging, bersantan, manis, dan minuman serba gula saat Lebaran.
Baca juga:
Sebenarnya hal tersebut wajar dan diperbolehkan bagi siapa saja yang sehat dan tidak memiliki pantangan apa pun dalam mengonsumsi makanan dan minuman.
Namun, masyarakat perlu memelihara kesehatan melalui cara 'SANTAI'.
'S'-nya adalah Surya. Maksudnya, seseorang perlu mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup tiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh.
'A'-nya adalah Aktivitas. Maksudnya, melakukan aktivitas fisik atau berolahraga secara rutin dengan durasi minimal 30 menit per hari.
Lalu 'N'-nya adalah Nutrisi. Maksudnya, asupan makanan bergizi seimbang setiap hari hendaknya dicukupi oleh masyarakat.
Baca juga:
'T'-nya adalah Tidur. Maksudnya, istirahat yang cukup minimal 6 sampai 7 jam per hari.
'A'-nya adalah Air. Maksudnya, minum air putih yang cukup minimal 1,5 liter hingga 2 liter per hari.
Terakhir, adalah 'I' atau Ibadah. Maksudnya, beribadahlah untuk menjaga kesehatan mental.
"Jaga kesehatan mental supaya tidak stres ini penting sekali. Supaya balik ke kondisi awal sebelum Lebaran ya SANTAI saja," ujarnya.
Demikian Winson menjelaskan. Mudah dan santai, bukan? (dru)
Baca juga: