MerahPutih.com - Kylian Mbappe kini tengah menjadi sasaran keras dari para penggemar Real Madrid, seiring meningkatnya ketegangan di ibu kota Spanyol.
Los Blancos telah menjalani musim yang sulit. Hal itu berujung pada pemecatan Xabi Alonso pada Januari 2026 lalu, setelah hanya beberapa bulan memimpin tim.
Mereka kini berada di posisi kedua klasemen LaLiga atau tertinggal 11 poin dari rival abadinya, Barcelona. Tim asuhan Hansi Flick bahkan bisa memastikan gelar liga jika menang di laga El Clasico pada Senin (11/5) dini hari WIB.
Baca juga:
Real Madrid Masih Berburu Pelatih Baru, Unai Emery Tiba-tiba Jadi Kandidat Kuat
Kylian Mbappe Dapat Tekanan dari Fans Real Madrid
Sang penyerang sedang memulihkan diri dari cedera hamstring akhir pekan lalu, ketika ia melakukan perjalanan tersebut. Namun, dengan peluang meraih gelar liga yang sudah tertutup dan tersingkirnya mereka dari Liga Champions hanya beberapa minggu sebelumnya, liburan tersebut membuat para penggemar geram.
Tim pribadi Mbappe menanggapi kritik tersebut dengan sebuah pernyataan yang berbunyi: “Sebagian dari kritik tersebut didasarkan pada penafsiran berlebihan terhadap elemen-elemen, yang terkait dengan masa pemulihan dan diawasi ketat oleh klub”.
“Ini tidak sesuai dengan kenyataan komitmen dan kerja keras yang Kylian lakukan setiap hari demi kebaikan tim," ujarnya.
Baca juga:
Barcelona Incar Anthony Gordon, Newcastle Patok Harga Selangit!
Ketegangan semakin meningkat dengan munculnya laporan, bahwa Mbappe terlibat konfrontasi dengan salah satu anggota tim pelatih klub.
Menurut laporan The Athletic, pemain Prancis itu “berbicara dengan marah dan menghina” kepada seorang anggota staf yang menyatakan dia offside selama pertandingan latihan.
Insiden tersebut dikatakan telah memengaruhi moral di ruang ganti. Sementara di posisi klub dan kontroversi liburannya, hal itu telah memicu penolakan keras dari para penggemar.
Baca juga:
Kylian Mbappe Cedera Hamstring, Terancam Absen hingga Akhir Musim?
Fans Minta Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid
“Madridistas, sampaikan suara Anda. Jika Anda percaya perubahan diperlukan, jangan diam saja — tandatangani petisi ini dan perjuangkan apa yang menurut Anda terbaik untuk masa depan klub," bunyi deskripsi petisi tersebut.
Mbappe diyakini tidak menghadapi tindakan disiplin apa pun dari dalam klub. Manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa menjelaskan, bahwa apa yang dilakukan para pemain di waktu luang mereka bukanlah urusan dirinya dan klub.
Namun, karena ketegangan terus meningkat, keadaan bisa menjadi sangat buruk jika hasil pertandingan El Clasico tidak sesuai keinginan Madrid. (sof)