Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Korban Kecelakaan Cianjur Bertambah

Noer Ardiansjah - Minggu, 30 April 2017

Korban tewas akibat kecelakaan maut di Jalan Raya Puncak, Desa Ciloto, Cipanas, Kabupaten Cianjur, hingga sore ini bertambah menjadi 13 orang. Dua korban terakhir meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Cimacan pada Minggu (30/4) sore.

Berdasarkan penjelasan Wakil Kepala Kepolisian Resor Ciloto-Cipanas, Kompol Adjie Morrison, dua korban susulan itu berjenis kelamin pria dan berasal dari Jakarta.

Morrison mengatakan bahwa saat ini proses evakuasi korban di lokasi kejadian sudah selesai. Namun, evakuasi kendaraan masih berlangsung.

"Setelah memastikan seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit, tidak ada lagi pencarian koran yang katanya tertimbun. Kami fokuskan untuk evakuasi kendaraan di dalam jurang, menggunakan alat berat dan derek," katanya.

Hingga sore menjelang, antrean panjang kendaraan dari kedua arah di Jalur Puncak-Cianjur masih panjang meski polisi sudah melakukan penutupan arus.

Petugas mengarahkan penguna jalan ke arah Bogor mengambil jalur alternatif Mariwati tembus Cikalongkulon keluar Jonggol.

Seperti diketahui, bus pariwisata Kitrans warna putih dengan no. Pol B-7057-BGA diduga mengalami rem blong kemudian menabrak kendaraan lain di depannya yang sedang berhenti karena kondisi jalan yang sedang macet. Bus tersebut menabrak mobil Avanza warna silver no. Pol B-1087-BIO.

Kemudian, Toyota Rush warna putih dengan nopol B-1672-PYW, Toyota Avanza warna silver dengan no pol B-1608-BKV, sepeda motor suzuki Satria Biru dengan nopol B-6917-BHK, sepeda motor Yamaha Mio merah dengan nopol B-4503-BBI, sepeda motor vario warna merah dengan nopol B-3370-BQG, sepeda motor vario warna merah dengan nopol B-4503-BBI, dan angkot jurusan Cipanas-Puncak.

Baca Artikel Asli