Real Madrid memastikan tiket ke Final Liga Champions di Cardiff, Wales. Los Blancos akan menantang Juventus di partai puncak nanti.
Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid 2-1 di Stadion Vicente Calderon dalam pertandingan Semi Final leg kedua, Kamis (11/5) dini hari tadi.
Saul membuka kemenangan tuan rumah dengan memanfaatkan umpan sepak pojok dari Jorge Koke di menit '12. Selang 4 menit kemudian, Atletico mendapat hadiah penalti setelah Fernando Torres dilanggar Raphael Varane di daerah terlarang. Griezmann yang melakukan eksekusi sukses menunaikan tugasnya.
Dua gol cepat itu mengangkat harapan pendukung Atletico untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan 3-0 di leg pertama. Tapi, bukannya menambah gol malah gawang Atletico kebobolan di menit '42.
Isco menyambar bola muntah sepakan Toni Kroos ke gawang Atletico yang dikawal Jan Oblak dan mengkonversikannya menjadi sebuah gol. Skor berubah 2-1.
Hingga peluit panjang berbunyi tak ada gol tambahan dari kedua tim. Meski menang, tapi itu tak cukup membuka jalan bagi Atletico Madrid melenggang ke Final. Sebab, di laga leg pertama Madrid mengalahkan Atletico 3-0.
Pelatih Atletico Diego Simeone memperlihatkan kepuasan usai pertandingan walau gagal membalas kekalahan dari Madrid di Final Liga Champions pada 2014 dan 2016.
"Kami telah mengerahkan segalanya. Kami telah berbuat banyak selama beberapa tahun terakhir. Tahun demi tahun berlalu, pemain terus tumbuh. Kami bangun setiap pagi dan merasa termotivasi. Kami menantang juara bertahan. Kami belajar dari hal ini dan akan memperbaiki," kata Simeone seperti dilansir Goal.
"Saya senang dan bangga. Kami berjuang. Kami menghuni posisi ketiga di Spanyol. Kami dua kali ke Final Liga Champions. Kami mengacau minggu lalu tapi kami yakin bisa come back. Beberapa orang mengira kami tidak serius, tapi padahal tidak," sambungnya.
Sementara Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memuji penampilan Karim Benzema, yang berhasil melewati tiga pemain bertahan Atletico untuk membantu Isco membangun serangan. Berkat penampilan gemilang para pemain, Los Merengues kembali menjejak Final ketiga Liga Champions dalam empat musim.
"Saya tidak tahu, Benzema tiba-tiba saja datang dari pojok. Jujur saya tak ingat berapa pemain yang dilewati Benzema," kata Zidane kepada Marca.
"Sepak bola bukan tentang siapa yang mencetak gol, tapi tentang kualitas dan kerjasama tim. Lihat lah yang dilakukan Benzema," kata mantan gelandang serang Real Madrid itu.
Awalnya, Madrid sempat kecolongan. Tapi, Zidane tak khawatir karena yakin mampu membuat perubahan. Atas hasil ini, Zidane merasa senang. Timnya dua kali melangkah ke Final Liga Champions dua kali berturutan.
"Kami dua kali ke Final. Itu artinya semua berjalan baik," katanya.