Khotbah Cak Imin Soal Demokrasi Liberal
Rabu, 04 Oktober 2017 -
MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin menyatakan, penerapan demokrasi liberal hanya akan menguntungkan pemilik uang.
"Demokrasi liberal ternyata lebih menguntungkan mereka yang punya uang. Sementara aktivis yang tidak memiliki uang akan tergerus," kata Cak Imin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/10).
Masyarakat, kata Cak Imin, tidak lagi memegang kedaulatan, melainkan sebagai konsumen yang dimainkan janji-janji politik para elite.
Menurut dia, pada saat ini demokrasi di Indonesia masih dalam level demokrasi prosedural, tetapi belum masuk ke dalam demokrasi substansial.
Ketum PKB berpendapat, meski demokratisasi politik di Indonesia berjalan sangat cepat, bahkan barangkali yang tercepat di antara negara-negara berkembang lainnya, namun proses yang sangat cepat tersebut harus berhadapan dengan kenyataan paradoksal dengan semangat dan nilai-nilai demokrasi itu sendiri.
"Demokrasi prosedural lebih menonjol ketimbang demokrasi subtansial. Para pemimpin berhasil dipilih secara demokratis, tetapi pemimpin yang diseleksi melalui mesin elektrol pada umumnya kurang atau tidak responsif terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.
Ia mengingatkan bahwa beragam prosedur dan simbol demokrasi memang bisa dibangun dengan cepat, tetapi juga harus diingat bahwa demokrasi prosedural dan demokrasi subtansial tidak saling menegasikan, tetapi justru saling meneguhkan.
Muhaimin juga mendesak agar kebebasan menyampaikan pendapat jangan dilakukan melalui jalan kekerasan dan pemaksaan, serta menegaskan pentingnya penghormatan perbedaan keyakinan yang saat ini dinilai mengalami kemunduran. (*)
Sumber: ANTARA