MerahPutih.com - Singapore Oceanarium menghadirkan program terbaru bertajuk Animal Spotlight: Seahorses yang mengajak pengunjung mengenal lebih dekat kehidupan kuda laut sekaligus mengeksplorasi keanekaragaman hayati laut Singapura.
Program ini berupa tur berpemandu selama 45 menit yang diadakan setiap hari, dengan jumlah peserta terbatas, maksimal delapan orang per sesi. Konsep ini dirancang untuk menciptakan pengalaman yang lebih intim dan personal bagi setiap pengunjung.
Dipandu oleh tim perawat satwa, peserta akan mendapatkan akses eksklusif untuk melihat sisi “di balik layar” kehidupan laut yang jarang terlihat oleh publik.
Baca juga:
Dalam program ini, pengunjung diajak menjelajahi berbagai habitat utama sebelum akhirnya memasuki Seahorse Support Area yang baru dibuka. Di area tersebut, peserta dapat menyaksikan langsung proses pemberian pakan, sekaligus mempelajari cara perawatan, pembiakan, hingga teknik pemeliharaan khusus kuda laut.
Kuda laut sendiri dikenal memiliki karakter biologis yang unik, seperti peran jantan dalam proses kehamilan serta metode berburu yang khas. Namun, di balik keunikannya, populasi kuda laut kini menghadapi berbagai ancaman serius, mulai dari kerusakan habitat, polusi, hingga risiko tertangkap sebagai bycatch dalam aktivitas perikanan.
Melalui program ini, Singapore Oceanarium turut menyoroti isu-isu tersebut sekaligus memperkenalkan berbagai upaya konservasi dan kolaborasi penelitian yang terus dilakukan di kawasan Asia Tenggara.
Peserta juga akan mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai kontribusi Singapore Oceanarium dalam pelestarian kuda laut, termasuk melalui kegiatan survei pemantauan serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga populasi dan habitatnya di alam liar.
Baca juga:
Pengusaha Desak Pemerintah Atur Airbnb, Bisa Contoh Singapura
Program Animal Spotlight: Seahorses tersedia setiap hari dengan biaya sebesar S$28 per peserta, belum termasuk tiket masuk. Setiap sesi berlangsung selama 45 menit dan diikuti maksimal delapan orang, serta dilengkapi dengan suvenir berupa lanyard dan kartu identitas eksklusif.
Kehadiran program ini menjadi bagian dari rangkaian Animal Spotlight yang diinisiasi Singapore Oceanarium, yang bertujuan meningkatkan kesadaran global terhadap konservasi satwa sekaligus menghadirkan pengalaman edukatif yang berkelanjutan bagi para pengunjung. (Far)