Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Kembali Bergulir, Piala Presiden Dirancang seperti Piala FA dan Piala Raja

Noer Ardiansjah - Selasa, 19 Januari 2016

Merahputih Sepak bola- Perhelatan Piala Presiden bakal menjadi agenda tahunan, seiring kesuksesan penyelenggaraan pada tahun 2015 lalu. Untuk itu, tengah dirancang kembali format yang lebih baik pada tahun ini.

Anggota Steering Committee yang bertindak sebagai pengawas dan pengatur jalannya kompetisi Piala Presiden 2015, Maruarar Sirait, menerangkan jika usulan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo untuk bisa menggelar turnamen yang sama di tahun ini.

"Ada arahan dari Pak Presiden bahwa turnamen Piala Presiden 2016 akan kami putar kembali. Hanya saja, jadwalnya masih menunggu arahan beliau, dan akan lebih banyak pesertanya. Sehingga, tidak hanya dari klub ISL tapi dari Divisi Utama maupun di bawahnya," tutur Maruarar kepada para wartawan, Selasa (19/1).

Dikatakannya juga, rencana perhelatan Piala Presiden di 2016 ini akan semakin ketat sehingga berlangsung lebih sportif, fair play, dan transparan. "Tentu dengan evaluasi yang sudah kami lakukan, maka Piala Presiden 2016 akan lebih baik lagi," imbuhnya.

Piala Presiden 2015 yang dikelola oleh Mahaka Sports and Entertaiment, Persib Bandung keluar sebagai juara usai mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Dalam Piala Presiden 2016 nanti, diharapkan bisa menyerupai Piala FA di Inggris yang pesertanya tidak dibatasi, atau berasal dari kasta klub terbawah hingga teratas, semua klub boleh ikut serta.

Ketua Pelaksana Piala Presiden, Erick Thohir, menambahkan bahwa perhelatan ini tidak bertujuan untuk menyaingi kompetisi. Tetapi, untuk menambah pertandingan-pertandingan sepak bola.

"Piala Presiden akan berlangsung di tengah kompetisi, tapi kami harus melihat situasi dan kondisi. Yang diharapkan Presiden sistemnya seperti Piala FA atau Piala Raja karena melibatkan Divisi Utama. Sehingga, akan banyak klub yang ikut, kemungkinan besar baru bisa diadakan setelah Juni mendatang. Jika liga di Indonesia berjalan, tentu lebih bagus. Sebab, Piala Presiden bisa seperti Piala FA dan Piala Raja," tutupnya.(esa)

BACA JUGA:

  1. Komisi X DPR RI Lakukan Evaluasi ke Satlak Prima
  2. PP Pelti Waspada Skandal Pengaturan Skor
  3. SEA Games 2015, Atlet Tenis Belum Dapat Hak Penuh
  4. Skandal Pengaturan Skor Tenis Juga Terjadi di Indonesia
  5. Indonesia Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2022
Baca Artikel Asli